ANALISIS BEBAN KERJA OPERATOR MESIN PEMOTONG BATU BESAR (SIRKEL 160 CM)

Menggunakan Dengan, Metode, Denyut Andriyanto, Dan Bariyah, Ahmad Dahlan, Yogyakarta Jl, Soepomo, Umbul Harjo, Yogyakarta, Ahmad Dahlan, Yogyakarta Jl, Soepomo (+2 others)
2012 Jurnal Ilmiah Teknik Industri   unpublished
Abstrak: PT. PAH merupakan sebuah industri pemotongan batu magma (magma stone) yang terletak di jalan Magelang Km. 15 Yogyakarta. Di perusahaan pemotongan batu ini terdapat 3 ukuran pemotongan yaitu sirkel besar (diameter 160 cm), sirkel sedang (diameter 60-90 cm) dan sirkel kecil (diameter 30-50 cm). Penelitian ini khususnya pada pemotongan batu besar, dimana terdapat keluhan kelelahan operator yang terdiri dari operator utama dan operator pembantu. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk
more » ... an tujuan untuk mengetahui tingkat beban kerja fisik operator pemotong batu besar (sirkel 160) dengan metode 10 denyut. Dalam penelitian ini ditentukan lama waktu istirahat yang dibutuhkan operator utama maupun pembantu. Selanjutnya dilakukan implementasi waktu istirahat tersebut dan dilakukan pengukuran kembali untuk mengetahui penurunan denyut nadi kerja operator. Penerapan waktu istirahat tersebut membawa penurunan DNK operator masuk kategori ringan dan % CVL masuk kategori tidak terjadi kelelahan. Kata Kunci : beban kerja, denyut nadi, DNK, %CVL. PENDAHULUAN Latar Belakang PT. PAH merupakan industri yang bergerak dalam pemotongan batu magma (magma stone) yang berlokasi di Jl. Magelang km 15, Sleman Yogyakarta. Dalam proses pemotongan batu magma tersebut terdapat penggolongan berdasarkan ukuran batu yang hendak dipotong, yaitu batu sirkel ukuran besar (diameter 160 cm), ukuran sedang (diameter 60-90 cm) dan ukuran kecil (diameter 30-50 cm). Proses pemotongan batu besar merupakan pemotongan awal yang dilakukan pada bongkahan batu besar untuk dipotong sesuai ukuran yang dibutuhkan untuk dapat diproses pada tahap pemotongan selanjutnya. Dalam proses pemotongannya membutuhkan waktu yang cukup lama sekitar 15 menit untuk proses pemotongan satu bongkahan batu dari proses pengakutan batu ke mesin pemotong sampai proses pengakutan batu hasil pemotongan. Operator mesin pemotong batu besar terdiri dari 2 orang operator yaitu, operator 1 sebagai operator utama dan operator 2 sebagai operator pembantu. Dalam proses pemotongan batu besar operator 1 bertugas melakukan pemotongan batu. Namun, selain itu operator 1 juga bertugas melakukan pengangkutan batu baik sebelum pemotongan maupun setelah pemotongan dan pengaturan posisi batu yang akan dipotong dalam proses pemotongan batu. Sedangkan operator 2 bertugas membantu tugas operator 1. Jarak pengakutan bokahan batu ke mesin pemotong
fatcat:mmmnbn2gfbgzxg7zugnjnfpsxy