MODEL CREATIVE PROBLEM SOLVING DAN RESOURCE BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI GENDER

An Nur Ami Widodo, Sofri Rizka Amalia
2020 Jurnal Aksioma  
Abstrak Tujuan penelitian ini adalah mengetahui (1) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar dengan model Creative Problem Solving (CPS) dan model Resource Based Learning (RBL) ditinjau dari gender, (2) perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar dengan model CPS dan model RBL ditinjau dari gender laki-laki dan perempuan. Penelitian ini merupakan Quasi Eksperimen. Sedangkan desain penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah Postest Only Control
more » ... Only Control Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIII di SMP Negeri 3 Margasari. Sampel pada penelitian ini adalah kelas VIII A sebagai kelas model CPS sejumlah 31 siswa, Kelas VIII F sebagai kelas model RBL sejumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas dan uji homogenitas dengan menggunakan SPSS. Uji hipotesis yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis varians dua jalur dan uji independent t-test menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini adalah (1) tidak terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajarkan dengan model CPS dan model RBL, (2) tidak terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata kemampuan representasi matematis siswa yang diajar model CPS dan model RBL ditinjau dari gender laki-laki, dan (3) terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata kemampuan representasi matematis sisa yang diajar model CPS dan model RBL ditinjau dari gender perempuan. Kata kunci: Creative problem solving; gender, kemampuan pemecahan masalah, resource based learning. Abstract The purpose of this study is to understand (1) the ability to solve mathematical problems of students taught with the Creative Problem Solving (CPS) model and the Resource-Based Learning (RBL) model in terms of gender, (2) solutions to students' mathematical problem solving abilities taught by the CPS model and the RBL model in terms of male and female gender. This research is a Quasi Experiment. While the design used in this study is the Only Posttest Control Design. The population in this study were all class VIII in Margasari 3 Public Middle School. The sample in this study was class VIII As a CPS class model totaling 31 students, Class VIII F as a RBL class model totaling 32 students. Data collection techniques using tests, and regulations. The data analysis technique in this research is the analysis prerequisite test that is normality test and homogeneity test using SPSS. Hypothesis testing conducted in this study uses a two-way variant analysis technique and an independent t-test using SPSS. The results of this study are (1) there is no significant difference between the ability to overcome problems with CPS students and the RBL model, (2) there is no significant difference in the average mathematical representation ability of students taught by the CPS model and the RBL model in terms of male gender men, and (3) the CPS difference model and the RBL model in terms of female gender. | 163 memahami masalah karena menggunakan berbagai sumber belajar yang sesuai. Namun, nilai yang diperoleh masih cukup kecil dibandingkan siswa perempuan. Perbedaan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis yang Diajar Model CPS dengan model RBL ditinjau dari Gender Perempuan Perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis dari gender perempuan dapat mengguanakan uji independent t-test. Hasil uji beda rata-rata pada Tabel 5.
doi:10.24127/ajpm.v9i1.2660 fatcat:qjqhfh7plbbjjcady5rnhrjup4