Perancangan Display LED Dot Matrix menggunakan Mikrokontroler ATmega32

Benny Pratida, Jurusan Teknik, Elektro Fakultas Teknik
unpublished
Nowadays, the forwarding of information media is an important thing in fulfilling the requirement of information everyday. Media of information also has various forms from conventional like poster, pamphlet, or baliho, even electronical media like Neon lamp, Display Seven Segment and Display LED Dot Matrix. Display LED Dot Matrix has many benefits in the case of its use, for example its information can be updated easily through computer and doesn't need big electricity. The intention of this
more » ... ntention of this research is how to design hardware and software for Display LED Dot Matrix in order to present letter character and numeral as according to the requirement of user from a computer. 1. Pendahuluan Banyak sekali media penampil informasi yang telah dikembangkan oleh pasar, antara lain dengan menggunakan lampu hias berupa lampu neon yang dibentuk karakter khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan dan media penampil informasi dengan Display Seven Segment. Namun teknologi dengan lampu neon memiliki kekurangan yaitu tidak dapat di-update informasinya dan membutuhkan energi listrk yang relatif besar. Begitu juga dengan Display Seven Segment yang memiliki keterbatasan dalam menampilkan informasi, terutama untuk tampilan abjad/ huruf-huruf tertentu, yang disebabkan karena Display Seven Segment hanya terdiri atas 7 buah LED (Light Emiting Diode) Display. Dengan melihat kekurangan yang ada pada lampu Neon dan Display Seven Segment, penulis mencoba merancang sebuah tampilan informasi berukuran kecil dengan menggunakan LED Dot Matrix 8x8 sebanyak 8 baris 80 kolom dengan menggunakan Mikrokontroler ATmega32 sebagai pengendali dari keseluruhan sistem. Adapun tampilan informasi yang akan ditampilkan dalam penelitian ini dapat diubah sesuai dengan keperluan melalui sebuah komputer yang sudah terpasang program Visual Basic. 2. Tinjauan Pustaka Display LED Dot Matrix pada umumnya terbentuk oleh beberapa LED (berbentuk "Dot") yang disusun membentuk matriks 5 kolom dan 7 baris (5x7) dan 8 kolom dan 8 baris (8x8) atau dengan ukuran yang lain. Kolom berfungsi sebagai katoda (Common Chatode) dan baris sebagai anoda (Common anode) atau sebaliknya. Gambar 2.1 memperlihatkan Display Dot Matrix dengan kolom sebagai katoda dan baris sebagai anoda. Dengan susunan seperti Gambar 2.1. Display Dot Matrix 8 kolom dan 8 baris (8x8) bisa menampilkan angka dan huruf atau bahkan gambar (grafik) Gambar 2.1. Display LED Dot Matrix Sistem minimum mikrokontroler adalah rangkaian elektronik minimum yang diperlukan untuk mengoperasikan IC Mikokontroler. Sistem Minimum ini dapat dihubungkan dengan rangkaian lain untuk menjalankan fungsi tertentu. Dengan kata lain sistem minimum mikrokontroler adalah suatu rangkaian yang dirancang dengan menggunakan komponen-komponen seminimum mungkin untuk mendukung kerja mikrokontroler sesuai dengan yang diperlukan. Untuk membuat rangkaian Sistim minimum diperlukan beberapa komponen, antara lain: 1. IC Mikrokontroler ATmega (8535, 16, atau 32)
fatcat:lucy45jztve3vjh3sbpgyuktbe