POTENSI ANTIOKSIDAN DAN UJI ORGANOLEPTIK LOLOH DAUN TEMPUYUNG (Sonchus arvenshis L)

Ni Komang, Yani Sudewi
2015 Jurnal Virgin, Jilid   unpublished
ABSTRAK Penelitian Potensi antioksidan dan uji organoleptik loloh daun Tempuyung (Sonchus arvensis L) bertujuan untuk mengetahui kadar tanin, total fenol, kapasitas antioksidan, nilai IC dan uji organoleptik loloh daun Tempuyung dengan berbagai konsentrasi. Konsentrasi loloh daun Tempuyung yang di gunakan adalah 5 g/200 ml, 10 g/200 ml, 15 g/200 ml, 20 g/200 ml dan 25 g/200 ml dan menggunakan air sebagai pelarut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar tanin tertinggi terdapat pada sampel
more » ... at pada sampel dengan konsentrasi 25 g/200 ml, sedangkan untuk total fenol tertinggi terdapat pada sampel dengan konsentrasi 20 g/200 ml, di atas angka tersebut total fenol mengalami penurunan. Kapasitas antioksidan loloh daun Tempuyung (Sonchus arvensis L) tertinggi adalah pada konsentrasi 25 g/200 ml dan nilai IC 50% terdapat pada konsentrasi 13,3 g/200 ml. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa perlakuan terbaik yang paling disukai panelis adalah sampel dengan konsentrasi 15 g/200 ml. Berdasarkan uji statistik One Way ANOVA dan uji Duncan didapatkan hasil bahwa ada perbedaan yang signifikan antara konsentrasi loloh daun Tempuyung (Sonchus arvensis L) terhadap semua parameter uji. ABSTRACT The goal of research of antioxidant potential and sensory analysis of loloh Tempuyung's (Sonchus arvensis L.) leaves is to analyze the level of tannin, phenol total, antioxidant capacity, inhibition score, and sensory analysis. It was tested in various concentration i.e 5 g/200ml, 10 g/200ml, 15 g/200ml, 20 g/200ml, and 25 g/200ml. All of those have been conducted by water as solvent. The result showed that the highest level of tannin was found in sample with concentration of 25 g/200ml, while the highest concentration of phenol total was found in 20 g/200ml one and the value was decreased along the increment of concentration. The highest level of antioxidant capacity was found in 25 g/200ml one and IC score 50% was found in 13.3 g/200ml. The result of sensory analysis showed that the best way to process this leaf was in 15 g/200ml and it was considered as the most favorite beverage by panelist. Based on One Way ANOVA and Duncan tests, it was found that there was a significant difference between concentration of loloh Tempuyung's leaves against all parameters tesT. PENDAHULUAN Dewasa ini banyak orang yang belum meyadari akan keberadaan radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh manusia, di mana pengaruh radikal bebas terhadap tubuh dapat menimbulkan berbagai penyakit akut maupun kronis. Sumber radikal bebas yang paling berbahaya antara lain pencemaran udara (asap kendaraan, asap pabrik, rokok), zat kimia pada makanan, radiasi sinar matahari, diet yang tidak sehat, dan makanan berlemak tinggi yang tanpa disadari masuk ke dalam tubuh dan meningkatkan produksi radikal bebas (Yuliarti, 2012).
fatcat:a3n3f54cwngnfhjmwigep5gxvm