PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA TERAPAN KELAS X PARIWISATA 4 SMK NEGERI 6 PALEMBANG

Rivalena Rivalena
2019 Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan  
Abstrak Penelitian ini menggunakan tindakan (classroom action research) dengan 2 siklus dan sebelum siklus dilakukan telah diambil data pra siklus. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan revisi. Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a)Seberapa besarkah peningkatan keaktifan belajar siswa dengan menerapkan metode pembelajaran kooperatif Snowball Throwing pada mata pelajaran IPA Terapan kompetensi Sistem periodik unsur, senyawa dan
more » ... r, senyawa dan campuran siswa kelas X Pariwisata 4 SMK Negeri 6 Palembang. (b) Seberapa besarkah peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan metode pembelajaran kooperatif Snowball Throwing pada mata pelajaran IPA Terapan kompetensi Sistem periodik unsur, senyawa dan campuran siswa kelas X Pariwisata 4 SMK Negeri 6 Palembang. Dari hasil analisis didapatkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari pra siklus sampai siklus II. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru (ketuntasan belajar meningkat dari sklus I, dan II) yaitu pra siklus, siklus I, ke siklus II yaitu masing-masing 60.00%, 73.00% dan 82.44%. Abstract This research uses action (Classroom action research) as much as 2 cycles and before cycle has been taken pre cycle data. Each round consists of four stages: design, activity and observation, reflection and revision. This research is based on the problems: (a) How big is the increase of student learning activeness by applying cooperative learning method results obtained that student learning outcomes have increased from pre cycle to cycle II. This can be seen from the better understanding of the students on the material presented by the teacher (learning completeness increased from the first, and II) that is each from the pre cycle, cycle I, to cycle II that is 60. 00%, 73.00% and 82.44 %.
doi:10.31851/wahanadidaktika.v17i2.3568 fatcat:k4thwlqccvdqtcn3htw4tgkwre