Perbandingan Efektifitas Chitosan Sisik Ikan Bandeng Dengan Gentamisin Terhadap Perkembangan Escherichia Coli

Zahdatul Khaira Ummah, Novita Sari, Jelita Fortuna, Elman Boy
2017 YARSI Medical Journal  
Setiap infeksi yang disebabkan bakteri memerlukan zat antibiotik dalam pengobatannya. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dilaporkan menyebabkan terjadinya resistensi pada semua bakteri patogen penting. Indonesia adalah negara maritim yang memiliki kekayaan alam perikanan. Ikan bandeng, selain dagingnya bisa dikonsumsi, sisiknya memiliki manfaat sebagai antimikroba. Chitosan adalah suatu polisakarida dari hasil deasetilasi chitin, yang didapat pada eksoskeleton ikan dan kulit hewan
more » ... Chitosan memiliki sifat antimikroba yang mampu menghambat mikroorganisme seperti jamur dan bakteri karena memiliki gugus fungsional amina. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan efektifitas Chitosan pada sisik ikan bandeng dengan antibiotik gentamisin terhadap perkembangan E. coli. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorium dengan metode post test only control group design. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan secara signifikan antara Chitosan dengan gentamisin terhadap perkembangan bakteri E. coli pada taraf kepercayaan 95% melalui uji One way ANOVA yang menyatakan angka signifikan antara Chitosan dan gentamisin sebesar 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini, Chitosan memiliki tingkat efektifitas yang cukup tinggi dengan konsentrasi 0,25%. Akan tetapi pada konsentrasi 0,25% masih di bawah kemampuan antibiotik gentamisin yang menunjukkan tingkat zona hambat yang lebih tinggi dari Chitosan dengan konsentrasi 0,25%. ABSTRACT Every infection caused bacteria in treatment necessary antibiotic substances. The use of antibiotics has reported resistance in all bacteria PERBANDINGAN EFEKTIFITAS CHITOSAN SISIK IKAN BANDENG DENGAN GENTAMISIN TERHADAP PERKEMBANGAN ESCHERICHIA COLI
doi:10.33476/jky.v25i2.358 fatcat:5sada7zpnrcurjhhc2mxidov5a