Hubungan Kadar HbA1c dan Kualitas Tidur pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2

Anggri Noorana Zahra, Misella Elvira Farida
2020 Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)  
ABSTRAKKualitas tidur yang buruk pada pasien diabetes melitus tipe 2 akan berdampak pada kualitas hidupnya. Kualitas tidur yang buruk disebabkan oleh komplikasi diabetes melitus yang diakibatkan oleh status kontrol gula darah yang buruk. Kadar HbA1c dapat menggambarkan status kontrol gula darah pasien dalam tiga bulan terakhir. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan kadar HbA1c dengan kualitas tidur pada pasien diabetes melitus tipe 2. Metode: Penelitian ini
more » ... metode cross sectional. Responden adalah pasien diabetes melitus tipe 2 sebanyak 110 orang yang dipilih dengan teknik consecutive sampling. Lokasi penelitian di Poli Endokrin RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo. Data kadar HbA1c diperoleh dari hasil pemeriksaan HbA1c responden dalam tiga bulan terakhir dan kualitas tidur diukur dengan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data menggunakan uji deskriptif dan analisis bivariat dengan menggunakan chi square. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kadar HbA1c dengan kualitas tidur responden (p=0,000) dimana responden dengan kadar HbA1c pada kategori diabetes memiliki peluang 45 kali untuk memiliki kualitas tidur yang buruk dibandingkan responden dengan kadar HbA1c pada kategori normal. Diskusi: Kontrol gula darah yang buruk dapat menyebabkan penderita diabetes menderita neuropati diabetik yang menyebabkan nyeri pada kaki dan osmotik diabetes yang dapat menyebabkan nokturia. Hal tersebut dapat menurunkan kualitas tidur pasien diabetes. Kesimpulan: Penelitian ini merekomendasikan kepada perawat agar memberikan intervensi yang tepat dalam penatalaksanaan diabetes melitus sehingga pasien dapat mempertahankan status kontrol gula darah yang baik dan mendapatkan kualitas tidur yang baik.Kata kunci: diabetes melitus tipe 2, kadar HbA1c, kualitas tidur, Pittsburgh Sleep Quality Index.The Relationship Between HbA1c Level and Sleep Quality in Patients with Type 2 Diabetes MellitusABSTRACTPoor sleep quality in patients with type 2 diabetes mellitus (T2DM) will have an impact on their quality of life. Poor sleep quality is caused by complications of diabetes mellitus that is caused by poor glycemic control. HbA1c level describes the patient's glycemic control in the last three months. Objective: This study aims to identify the relationship between HbA1c level and sleep quality in patients with T2DM. Methods: The study was using a cross sectional approach, 110 patients with T2DM at the Endocrine Polyclinic of Dr. Cipto Mangunkusumo National General Referal Hospital Jakarta were recruited by consecutive sampling technique. HbA1c level was taken from the results of HbA1c examination of respondents in the last three months and sleep quality was measured by the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). The gathered data were analyzed using descriptive and chi-square test. Results: The results of this study indicated that there was a significant correlation between HbA1c level and the sleep quality of respondents (p=0,000). The respondents with HbA1c level in the diabetes category have a 45 times greater chance of experiencing poor sleep quality compared to respondents with levels HbA1c in the normal category. Discussion: Poor blood glycemic control can cause patients to suffer from diabetic neuropathy, which causes pain or uncomfortable sensation in the legs, and osmotic diuresis, which can cause nocturia. It can reduce the sleep quality of diabetes patients. Conclusion: This study recommends the nurses to provid education and encourage patients with T2DM to maintain their glycemic control to promote healthy sleep among diabetic.Keywords: Type 2 diabetes mellitus, HbA1c level, sleep quality, pittsburgh sleep quality index.
doi:10.32419/jppni.v3i3.170 fatcat:wxmth7i6g5cwrhomuiwq36cbca