ANALISIS VARIABEL YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR KEUANGAN INDUSTRI MANUFAKTUR (MAKANAN DAN MINUMAN) YANG GO PUBLIK DI BURSA EFEK INDONESIA

Jurnal Modernisasi, Jaelani Masidonda, Dwi Hariyanti
unpublished
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh variabel struktur aktiva, pertumbuhan penjualan, beban pajak dan laba ditahan terhadap struktur keuangan, (2) mengetahui variabel yang paling signifikan dan dominan pengaruhnya terhadap struktur keuangan. Populasi penelitian adalah industri manufaktur (makanan dan minuman) yang go publik di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 2003-2007 sejumlah 19 perusahaan. Sampel diambil 9 perusahaan yang ditentukan berdasarkan teknik purposive
more » ... pling. Data berasal dari data sekunder Bursa Efek Indonesia, terutama laporan keuangan dan informasi perkembangan industri manufaktur (makanan dan minuman) dengan menggunakan teknik dokumentasi dan tipe pooled data. Model analisis yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan variabel struktur aktiva, pertumbuhan penjualan, beban pajak dan laba ditahan berpengaruh signifikan terhadap struktur keuangan, dan secara parsial hanya variabel struktur aktiva yang tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur keuangan. Kata kunci: struktur keuangan, struktur aktiva, pertumbuhan penjualan, beban pajak, laba ditahan. Krisis ekonomi yang melanda beberapa negara akhir-akhir ini tidak dapat dipisahkan dari dampak liberalism ekonomi, khususnya perkembangan pasar modal dan pasar uang (Radelet and Jeffrey, 1998). Pesatnya perkembangan teknologi komunikasi memungkinkan pelaku pasar uang dan investor memainkan peranan signifikan dalam pasar global. Kondisi perekonomian yang tidak stabil yang diwarnai dengan menurunya daya beli ril masyarakat akibat inflasi yang melonjak dari10,08% pada triwulan terakhir tahun 2004 menjadi 17,11% di tahun 2005 menyebabkan pertumbuhan investasi mengalami penurunan dan pertumbuhan ekonomi cukup rendah sekitar 4-5% pada tahun 2004 dan 5,13% pada tahun 2005 (Bank Indonesia, 2006). Menghadapi kondisi seperti ini, tentu saja setiap perusahaan sebagai badan usaha yang melakukan kegiatan ekonomi harus mempunyai serangkain rencana strategis yang disusun dalam upaya pencapain profit yang telah ditetapkan. Salah
fatcat:7vs7pnz5jnhhfiwlwktlzuc7em