Studi Regulasi Pengembangan Permukiman Kumuh di Kecamatan Medan Belawan

Marpaung B. O. Y., Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, Franky Franky, Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara
2019 Prosiding Temu Ilmiah IPLBI 2019   unpublished
Abstrak Permasalah permukiman yang terjadi pada kota-kota besar menjadi permasalahan yang membuat pemerintah daerah menjadi dilema, tidak terkecuali pada Kota Medan. Pada program Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan bahwa Kota Medan termasuk ke dalam daftar 30 kota dengan daerah yang paling kumuh. Permasalahan pada penelitian ini mengenai fakta kekumuhan permukiman, faktor yang mempengaruhi pertumbuhan permukiman, regulasi pembangunan permukiman pesisir, penerapan
more » ... sisir, penerapan regulasi pembangunan permukiman dan konteks regulasi yang tepat untuk pembangunan permukiman di Kecamatan Medan Belawan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan fakta-fakta kekumuhan, menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan permukiman, mengkaji regulasi pembangunan permukiman, menganalisa penerapan regulasi pembangunan permukiman pesisir dan juga untuk membuat konteks regulasi yang tepat untuk pembangunan permukiman di Kecamatan Medan Belawan. Dalam proses pengumpulan data, peneliti melakukan pembagian kuesioner terhadap warga setempat dan juga observasi lapangan. Penemuan penelitian bertujuan untuk mengetahui penyebab kekumuhan permukiman dan konteks regulasi yang tepat untuk pembangunan permukiman di Kecamatan Medan Belawan. Kata-kunci : faktor, permukiman kumuh, regulasi Pengantar Menurut UU No. 1 Tahun 2011 Permukiman adalah bagian dari lingkungan hunian yang terdiri atas lebih dari satu rumah yang memiliki sarana maupun prasarana, utilitas umum serta mempunyai penunjang kegiatan fungsi lain di kawasan perkotaan maupun perdesaan [4]. Proses terbentuknya permukiman tidak terlepas dari faktor sosial, karena terbentuknya permukiman terjadi ketika manusia menempati suatu daerah yang baru dengan tujuan tertentu.
doi:10.32315/ti.8.a057 fatcat:yua54avlqvfvlcetwp6usv4qo4