Perbandingan Metode Naïve Bayes Classifier Dan Support Vector Machine Pada Kasus Analisis Sentimen Terhadap Data Vaksin Covid-19 Di Twitter

Rizki Anom Raharjo, I Made Gede Sunarya, Dewa Gede Hendra Divayana
2022 Elkom Jurnal Elektronika dan Komputer  
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi menyebut virus Covid-19 sebagai pandemi global, oleh karena itu semua negara di dunia berusaha meminimalkan dampak yang ditimbulkan oleh virus tersebut, yaitu dengan mengembangkan vaksin. Dalam konteks pandemi Covid-19, pemerintah Indonesia juga meminta dan mendorong masyarakat untuk turut serta mendukung vaksinasi, namun upaya tersebut sebenarnya memiliki kelebihan dan kekurangan, sehingga banyak masyarakat yang mengutarakan pendapatnya di jejaring
more » ... sosial salah satunya Twitter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan analisis sentimen dan mengukur performansi algoritma Naïve Bayes Classifier (NBC) dan Support Vector Machine (SVM) terhadap data vaksin Covid-19 dengan cara mengklasifikasikan data tersebut ke dalam kelas positif dan negatif. Data tweet yang didapat kemudian dilakukan text preprocessing untuk mengoptimalkan pengolahan data. Terdapat 4 tahapan text preprocessing antara lain Case Folding, Tokenizing, Filtering, dan Stemming. Penelitian ini mengkaji kinerja Naïve Bayes Classifier (NBC) dan Support Vector Machine (SVM) dengan menambahkan teknik TF-IDF (Term Frequency-Inverse Document Frequency) yang bertujuan untuk memberikan bobot pada hubungan kata (term) sebuah dokumen. Kemudian melakukan splitting data yaitu membagi data training 80% dan data testing 20% dengan harapan mendapatkan model dengan performansi terbaik dan yang terakhir melakukan visualisasi data tweet dengan menggunakan Word Cloud agar bisa menarik sebuah kesimpulan. Hasil klasifikasi data tweet vaksin Covid-19 menggunakan algoritma Naïve Bayes Classifier mendapatkan nilai accuracy sebesar 81%, precision sebesar 80%, recall sebesar 99%, dan f1-score sebesar 89%, Sedangkan untuk algoritma Support Vector Machine mendapatkan nilai accuracy sebesar 87%, precision sebesar 88%, recall sebesar 96%, dan f1-score sebesar 92%.
doi:10.51903/elkom.v15i2.918 fatcat:d6d3skxi5fdq7eshxmyzxtvjnu