Metode Qirā'ah dalam Pembelajaran Keterampilan Reseptif Berbahasa Arab untuk Pendidikan Tingkat Menengah

Hidayatul Khoiriyah
2019 Jurnal Shaut Al-Arabiyah  
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi metode qirā'ah dalam pembelajaran keterampilan reseptif berbahasa Arab untuk pendidikan tingkat menengah. Metode yang digunakan adalah metode kajian pustaka (library research), sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menelaah dan mengeksplorasi beberapa artikel jurnal, buku-buku, dan beberapa sumber data atau informasi lainnya yang dianggap relevan dengan kajian. Adapun hasil dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan
more » ... jaran dengan menggunakan metode qirā'ah merupakan salah satu alternatif bagi guru dalam mengajarkan keterampilan reseptif berbahasa Arab (mahārah al-istimā' dan mahārah al-qirā'ah). Dalam pembelajaran keterampilan menyimak (mahārah al-istimā') siswa mampu memahami isi dari apa yang telah disimak dan mengungkapkan kembali lewat bahasanya baik secara lisan maupun tulisan. Adapun dalam pembelajaran keterampilan membaca (mahārah al-qirā'ah) siswa mampu membaca teks Arab dengan fasih, mampu menerjemahkan dan mampu memahaminya dengan baik dan lancar. Kata Kunci : Metode Qirā'ah; Keterampilan Reseptif; Bahasa Arab PENDAHULUAN Bahasa memegang peranan penting dalam kehidupan. Salah satu fungsi bahasa adalah sebagai alat komunikasi. Komunikasi dapat berupa langsung atau lisan seperti menyimak dan berbicara, komunikasi dapat pula berwujud tak langsung seperti membaca dan menulis. Oleh karena itu, bahasa harus diajarkan kepada anak didik, hal ini harus benar-benar disadari, apalagi para guru umumnya dan para guru bidang studi pada khususnya. Dengan perkataan lain agar para peserta didik mempunyai kompetensi bahasa (language competition) yang baik. Apabila seseorang mempunyai kompetensi bahasa yang baik maka diharapkan dapat berkomunikasi dengan baik dan lancar, baik secara lisan atau tertulis. 1 Jadi, jelas bahwa pembelajaran bahasa menghendaki kompetensi berbahasa, atau dengan kata lain peserta didik harus menguasai keterampilan-keterampilan berbahasa. Bahasa Arab merupakan bahasa yang paling fasih diantara bahasa-bahasa yang lain dan yang paling tinggi bahasanya yaitu sebagai bahasa al-Qur'an dan bahasa yang Allah gunakan saat menurunkan wahyu-Nya dengan menggunakan bahasa Arab. Dalam mempelajari bahasa 1
doi:10.24252/saa.v7i2.10805 fatcat:cvgwrzsg2za55id5yreflu3xyq