ANALISIS PERMINTAAN TUNA SIRIP KUNING (YELLOWFIN) INDONESIA DI PASAR JEPANG

Jurnal Ekonomi, M Yusra, Abubakar Hamzah, Sofyan Syahnur, M Si, Magister Ilmu, Ekonomi Pascasarjana, Universyitas Syiah, Kuala Banda Aceh, Fakultas Ekonomi
Pascasarjana Universitas Syiah Kuala   unpublished
Indonesia is a maritime country which has a big potential marine and fisheries resources. Tuna as export fisheries commodity has given contribution to Indonesian foreign exchange in fisheries sector. Fresh Yellowfin is one of tuna commodity that many imported by Japan from other countries including Indonesia. The purpose of this paper is to empirically demand analyze of Indonesian yellowfin in Japan market. Analyze the influence of Japan's GDP per capita, Indonesian fresh yellowfin price,
more » ... lowfin price, Thailand's fresh yellowfin price, Indonesian production of Yellowfin exchange rate to demand volume of Indonesian tuna imported in Japan market. The period data used for analyzes from 1988 until 2012. The secondary data which used in this paper is source from UNCOMTRADE, World Bank, Bank Of Japan, FAO. The method which used in this paper is regression linier equation in double log model with Ordinary least square. The Results of this research are Exchange rates, Gross Domestic Product per capita, Production of Indonesian Yellowfin, Thailand fresh yellowfin price, Indonesian fresh yellowfin price affected significant to the demand quantity Indonesian yellowfin in Japan Market. Regession result show that Thailand yellowfin is substitutes with Indonesian fresh yellowfin. Japan is a very potential market for Indonesian yellowfin Indonesia. to increase the export of Indonesian fresh yellowfin sustainably. It needs the support of government to improve the quality standards through the development of quality standards and expand markets especially EU markets while maintaining existing markets. Abstrak: Indonesia merupakan negara bahari yang sangat kaya dengan potensi perikananan dan kelautannya. Ikan tuna sebagai komoditas ekspor perikanan merupakan penyumbang devisa terbesar kedua dalam sektor perikanan. Dipasar Jepang tuna beku jenis sirip kuning segar (yellowfin) merupakan komoditas yang banyak di impor oleh Jepang dari negara negara produsen lainnya termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisa pengaruh GDP perkapita Jepang, harga yellowfin segar Indonesia, harga yellowfin segar Thailand, Produksi Yellowfin Indonesia dan nilai tukar Yen Jepang terhadap volume permintaan impor tuna Indonesia dipasar Jepang. Periode data analisis yang digunakan yaitu tahun 1988-2012. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari website UNCOMTRADE, world Bank, Bank of Japan, FAO .Model analisis dalam penelitian ini menggunakan model regresi linier berganda double Log dengan metode analisis Ordinary Least Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tukar yen terhadap dollar, pendapatan perkapita Jepang, Produksi Yellowfin, Harga yellowfin Segar Thailand, harga yellowfin segar Indonesia berpengaruh secara signifikan terhadap volume permintaan yellowfin segar Indonesia di pasar Jepang. Dari tanda koefisien yang dihasilkan Yellowfin segar Thailand bersifat substisi (barang substitusi) dengan yellowfin segar Indonesia. Pasar Jepang yang sangat potensial bagi yellowfin segar asal Indonesia perlu tetap dipertahankan dengan menjaga dan meningkatkan kualitas produk dan perlu dilakukan perluasan pasar seperti ke uni Eropa dan Amerika yang memiliki pasar potensial bagi tuna asal Indonesia. Kata Kunci ; Tuna sirip kuning, analisis permintaan, model regresi linier ganda double log PENDAHULUAN Potensi lestari sumberdaya ikan laut Indonesia diperkirakan sebesar 6,4 juta ton per tahun yang tersebar di perairan wilayah Indonesia dan perairan ZEEI dengan jumlah tangkap yang diperbolehkan sebesar 5,12 juta ton per tahun atau sekitar 80 persen dari potensi lestari. Ikan tuna sebagai komoditas ekspor
fatcat:upts4q25yfdkddhlh4flgq5kmu