UPAYA MENINGKATKAN SIKAP DALAM PEMBELAJARAN LOMPAT JANGKIT MELALUI DIMENSI PERMAINAN PADA SISWA KELAS XII IPS 3 SMA NEGERI 1 NANGA PINOH

Purmawita, Nur Sulistiyo Muttaqin, Wakidi, Mahasiswa Program, Studi Penjaskesrek, Tahun, Dosen Melawi, Dosen Melawi
2015 Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi   unpublished
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan motivasi pembelajaran lompat jangkit melalui dimensi permainan pada siswa kelas XII IPS 3 SMA Negeri 1 Nanga Pinoh. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan dalam 2 siklus. Hasil belajar siswa pada siklus I rata-rata yang diperoleh dari 32 orang siswa adalah 2.013 dengan persentase 62,89%, nilai diatas 70 sebanyak 7 orang siswa dengan persentase 21,88%. Siklus II ada 30 orang siswa yang mendapat nilai di atas 70
more » ... t nilai di atas 70 yaitu nilai 2.628 dengan persentase 82,15% pada siklus II sehingga melalui dimensi permainan dapat meningkatkan motivasi pembelajaran lompat jangkit. Kata Kunci : Dimensi Permainan, Lompat Jangkit Selama kurang lebih 3 bulan melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan di SMA Negeri 1 Nanga Pinoh, penulis melihat perkembangan dalam olahraga mulai ditingkatkan. Hal ini dapat di lihat dari pelaksanaan penerimaan siswa tahun ajaran 2013-2014, mulai diberlakukan adanya tes bakat dalam bidang olahraga. SMA Negeri 1 Nanga Pinoh merupakan salah satu SMA favorit di Kecamatan Nanga Pinoh, hal ini dapat dilihat dari jumlah siswa yang sangat banyak yaitu kelas X berjumlah 8 kelas, kelas XI berjumlah 6 kelas dan kelas XII berjumlah 6 kelas. Dalam masing-masing kelas berjumlah 32 hingga 43 siswa. Jika dilihat dari sarana dan prasarana sekolah sangatlah tidak seimbang. Sarana olahraga di sekolah terdiri dari 1 buah lapangan basket, 2 buah lapangan bola voli, dan 1 buat lintasan lompat jauh. Ini sangatlah tidak sesuai jika dibandingkan dengan jumlah siswa. Apalagi pada jam olahraga yang dilaksanakan bersamaan ada 2 kelas, hal ini membuat guru olahraga kesulitan untuk menyampaikan proses pembelajaran secara afektif. Pembelajaran juga dapat meningkatkan motivasi seseorang dalam berolahraga. Motivasi berolah raga harus terus diupayakan dan di tingkatkan. Banyak
fatcat:pdzfzymx55erxikldholidbona