Analisis dan Desain Dasbor Inteligensia Bisnis untuk Memantau Kinerja Organisasi di KPPN Surabaya I

Andi Saputra, Rully Agus Hendrawan, Dan Muhammad, Priandi Jurusan, Sistem Informasi
2013 unpublished
Abstrak-Pemantauan kinerja organisasi di KPPN masih dilakukan selama 3 bulan sekali, hal ini berakibat KPPN kurang responsif terhadap tantangan dan kesempatan yang ada sehingga menghambat pencapaian kinerja organisasi. Maka dari hal ini diperlukan sebuah aplikasi pemantau kinerja organisasi yang dapat dilihat setiap saat dengan data terbaru. Sumber data yang akan dipakai pada penelitian ini adalah database KPPN Surabaya I tahun anggaran 2012. Indikator Kinerja Utama (IKU) dari dasbor ini
more » ... i dasbor ini mengacu pada Pada Keputusan Jenderal Perbendaharaan No 107/PB/2012 tentang Pengelolaan Kinerja lingkup Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Alur analisis dari dasbor dibuat berdasarkan IKU tersebut. Kata Kunci-Business intelligence, dasbor, pengelolaan kinerja organisasi, indikator kinerja utama. I. PENDAHULUAN EJAK awal tahun 2012, DJPbn telah menetapkan penggunaan sistem Pengelolaan Kinerja Organisasi dengan metode Balance Score Card (BSC) yang bertujuan agar kinerja organisasi lingkup DJPbn menjadi terukur dan terarah [1]. Sampai dengan saat ini pemantauan dalam pengelolaan kinerja organisasi di DJPbn masih dilakukan secara periodik selama 3 bulan sekali sehingga hal ini dirasa kurang responsif terhadap tantangan dan kesempatan yang dihadapi oleh DJPbn sehingga nantinya akan menghambat pencapaian kinerja organisasi. Sebagai fungsi kontrol dalam pengelolaan kinerja organisasi yang lebih responsif, maka dipandang perlu untuk membuat sebuah aplikasi pemantauan berbentuk dasbor yang dapat diakses setiap saat dengan data yang paling baru. II. METODOLOGI Metodologi pembuatan dasbor ini menggunakan pendekatan top-down design [2]. Dengan menggunakan metode ini, analisis dan desain dilakukan pada tingkat eksekutif terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan pada tingkatan yang dibawahnya sehingga analisis dan desain dapat sehingga hasil analisis dan penentuan desain dari aplikasi dasbor lebih cenderung kepada pemenuhan kebutuhan manajemen tertinggi. Objek dari penelitian ini adalah KPPN Surabaya I, sesi wawancara dilakukan kepada pihak yang berkaitan dengan proses bisnis pengelolaan kinerja organisasi. Pertanyaan yang akan diajukan meliputi peran, SOP dan desain yang diharapan oleh masing-masing pihak. III. HASIL DAN DISKUSI A. Indentifikasi Tujuan Utama Tujuan dari dasbor ini adalah menampilkan informasi tentang : • Nilai kinerja organisasi KPPN. • Persentase penyerapan DIPA KPPN maupun Satker. • Tingkat akurasi perencanaan Kas KPPN maupun Satker. • Persentase SP2D tepat waktu. • Persentase Rekonsiliasi Tepat Waktu Desain yang diinginkan oleh KPPN Surabaya 1 adalah sebagai berikut :
fatcat:f64zqsfsfjbzbc2qgltwwnafli