"Keragaman Jenis dan Prevalensi Lalat Pasar Tradisional di Kota Bogor (DIVERSITY AND PREVALENCE OF FLIES AT TRADITIONAL MARKETS IN BOGOR CITY)"
Keragaman Jenis dan Prevalensi Lalat Pasar Tradisional di Kota Bogor

P Wahyudi, S Soviana, UK Hadi
2015 Jurnal Veteriner  
ABSTRAK Kota Bogor merupakan salah satu wilayah Jabodetabek yang memiliki pertumbuhan pasar modern yang tinggi. Hal ini seharusnya tidak menggeser peran pasar tradisional, apabila disertai dengan peningkatan jumlah dan mutu pasar tradisional, antara lain pengendalian infestasi lalat di pasar yang dapat menjadi vektor berbagai macam penyakit.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keragaman jenis lalat dan mengukur prevalensi infestasi lalat di lima pasar tradisional besar di Kota Bogor.
more » ... esar di Kota Bogor. Pengambilan sampel lalat menggunakan tangguk serangga (sweeping net) di setiap lokasi pasar. Lalat yang tertangkap dimatikan dengan kloroform dan diidentifikasi menggunakan kunci identifikasi lalat. Pengukuran prevalensi infestasi lalat di setiap lokasi pasar menggunakan fly sticky paper yang dipasang di blok penjualan daging, blok penjualan ikan dan lingkungan luar. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat sepuluh spesies lalat dari empat famili utama yaitu Famili Caliiphoridae (Chrysomya megacephala, C. saffranea, C. rufifacies, dan Lucilia sericata), Muscidae (Musca domestica, M. conducens, dan M. fasciata), Sarcophagidae (Sarcophaga haemorroidalis, dan S.fuscicauda),dan Drosophilidae (Drosophila repleta). Tiga famili lalat lainnya adalah Phoridae, Anthomyiidae, dan Syrphidae. Indeks keragaman jenis lalat pada masing-masing pasar adalah1,203 (Pasar Kota Bogor), 1,038 (Pasar Sukasari), 2,678 (Pasar Anyar), 1,017(Pasar Jambu Dua), dan 1,618 (Pasar Gunung Batu). Pengukuran prevalensi infestasi lalat Calliphoridae sebagai indikator keberadaan sampah pembusukan bahan organik menunjukkan angka yang tinggi pada lingkungan pasar. Hasil ini menggambarkan pada umumnya sanitasi lingkungan pasar tradisional yang buruk. Kata-kata kunci : Calliphoridae, Kota Bogor, lalat, Muscidae, pasar tradisional. ABSTRACT Bogor city is one of the greater Jabodetabek area which has a fairly high growth of the modern market. This should not shift the role of traditional market, if accompanied with an increase in the number and quality of traditional markets, among others by controlling infestations of flies on the market that can be a vector of various diseases.This research was conducted to identify the diversity and infestation of flies spesies in five old Bogor traditional markets. The flies were collected using insect nets and then killed with chloroform to count and identification purposes. Measuring the prevalence of flies infestation in each market were using sticky fly paper on block sale of meat, fish and outside market environment. There were ten fly spesies belong to four main families that Calliphoridae (C. megacephala, C. saffranea, C. rufifacies, and Lucilia sericata), Muscidae (M. domestica, M. conducens, and M. fasciata), Sarcophagidae (S. haemorroidalis, and S. fuscicauda), and Drosophilidae (Drosophila repleta). The others three families were Phoridae, Anthomyiidae, and Syrphidae. Fly diversity index on each markets were 1.203 (Bogor Market), 1.038 (Sukasari Market), 2.678 (Anyar Market), 1.017 (Jambu Dua Market), and 1.618 (Gunung Batu Market). Measurement of Calliphorid flies infestations as an indicator of the presence of litter decomposition of organic material showed a high concentration in the market environment.These results illustrate the general environmental sanitation of traditional markets are bad.
doi:10.19087/jveteriner.2015.16.4.474 fatcat:yllamrcd5rdwbnxt3ufaq6vzee