Kajian Filsafat Ilmu terhadap Pertambangan Batubara sebagai Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat Indonesia

Irsan, Meria Utama
2016 JURNAL HUKUM IUS QUIA IUSTUM  
The major issue in this research is about the study on the general philosophy (ontology, epistemology and axiology) towards the use of natural resource of coal mining as an effort to improve the Indonesian people welfare. This is a normative research in which the research approach used the approach of philosophy of laws examining the legal values embedded in the law and regulation related to the use of natural resource of coal mining in Indonesia. the result of the research showed that first,
more » ... howed that first, in the study of ontology, coal mining has contributed to the national economy that is supposed to be run in harmony with the Article 33 sentence (3) and (4) of Constitution 1945. Reflection now is the governance of state is more dominant in its use; thus, it needs a new balance in the form of national management policy. Second, in the study of epistemology, there is a need to use the principle of sustainable development in the coal mining with people economic system and even distribution; and third, in axiology, there is a need of the direct and indirect use in improving the welfare of Indonesian people. Abstrak Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai kajian filsafat ilmu (ontologi, epistimologi dan aksiologi) terhadap pemanfaatan sumber daya alam pertambangan batubara sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian normatif. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan filsafat ilmu hukum yaitu meneliti nilai-nilai hukum yang terkandung di balik peraturan perundang-undangan yang terkait dengan pemanfaatan sumber daya alam pertambangan batubara di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, pada kajian ontologi pertambangan batubara memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional yang seharusnya dijalankan secara selaras sesuai Pasal 33 ayat (3) dan (4) UUD 1945. Refleksi saat ini adalah penguasaan oleh negara lebih mendominasi pemanfaatannya, sehingga perlu penyeimbang baru berupa kebijakan pengelolaan nasional. Kedua, pada kajian epistimologi perlu menggunakan prinsip pembangunan berkelanjutan pada pertambangan batubara dengan sistem ekonomi kerakyatan dan pemerataan. Ketiga, pada kajian aksiologi perlu adanya pemanfaatan langsung dan tidak langsung dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Kata-kata Kunci: Filsafat ilmu, pertambangan batubara, kesejahteraan rakyat lingkungan yang sumber dayanya terbatas. Perubahan cara pikir ini dapat tergambarkan pada Gambar 4.
doi:10.20885/iustum.vol23.iss4.art6 fatcat:ncevfr6e5vfm5abh3xwwp72j6q