PENGEMBANGAN LIMIT SWITCH MANUAL DAN OTOMATIS PADA MESIN FRIS

Oleh Riswan, Djambiar Pusat, Teknologi Reaktor, Keselamatan Nuklir -Batan
2010 Sigma Epsilon   unpublished
ABSTRAK PENGEMBANGAN LIMIT SWITCH MANUAL DAN OTOMATIS PADA MESIN FRIS. Rangkaian tambahan yang dicangkokan pada mesin fris berfungsi untuk mengubah sistem limit switch apabila mesin tersebut hendak digunakan pada posisi manual atau otomatis. Fungsi utamanya adalah untuk mengontrol apabila terjadi kesalahan dalam menjalankan mesin, atau salah dalam mengoperasikan yang mengakibatkan mesin hilang kontrol kerja dan keluar dari batas benda kerja, maka limit switch ini sebagai penyelamatnya. Limit
more » ... elamatnya. Limit switch dapat berfungsi dalam keadaan manual dan otomatis, pengoperasianya tergantung pada saat dihidupkan pertama kali sesuai dengan perintah operator. Kata kunci: Mesin fris, otomatis ABSTRACT DEVELOPMENT FOR LIMIT SWITCH OF MANUAL AND AUTOMATIC ON MILLING MACHINE. Additional circuit in the milling machine serves to change the system limit switch when the machine was to be used in manual or automatic position. Its main function is to control the event of any errors in running the machine, or one that resulted in operating the machine lost control of work and out of the workpiece boundary, then the limit switch as a savior. Limit switch can function in a state of manual and automatic, depending on when first time operating power in accordance with operator commands. PENDAHULUAN Mesin fris yang ada di Pusat Teknologi Reaktor dan Keselamatan Nuklir (PTRKN) dioperasikan dengan cara manual. Mesin tersebut merupakan produk lama yang diproduksi Italia, Karena alat tersebut banyak penggunaannya untuk membuat komponen penelitian dan penggunaan lainya, untuk mempermudah dan ketelitian hasil yang dibuat maka dipasanglah kontrol penggerak dengan menggunakan komputer yang disebut Computer Numerical Control (CNC). Semua gerakan normal diganti dengan motor servo. Motor ini merupakan motor listrik AC tiga fasa yang dilengkapi alat pengontrol gerak, untuk mengatur posisi agar gerakan sesuai dengan apa yang kita inginkan (presisi), dengan ketelitian sampai orde seper seratus milimiter. Peralatan yang digunakan adalah motor servo, servo drive, komputer, dan sistem relay. Penggunaan sistem relay digunakan untuk pengaturan limit switch agar bisa dirubah dari kondisi otomatis kekondisi manual atau sebaliknya supaya mesin bekerja sempurna. Pada waktu mesin sedang beroperasi apabila benda kerja menyentuh limit switcth mesin secara otomatis berhenti bergerak dan benda kerja kembali ke posisi nol benda kerja, ini pada kodisi mesin diguakan sistem otomatis. Sedangkan pada sistem manual, benda kerja berhenti tepat setelah benda kerja menyentuh limit switch. Hal ini untuk menghindari kecelakaan dan kerusakan pada mesin fris. TEORI Pada mesin CNC alat yang menunjang agar mesin bekerja secara sempurna dapat dilihat seperti Gambar 1. Suatu mesin bubut yang canggih dan bekerja secara otomatis harus ada komputer yang terpasang pada mesin tersebut, gunanya untuk membuat program dan memerintahkan mesin agar bekerja sesuai dengan apa yang diinginkan oleh pengguna. Kemudian komputer akan berinteraksi dengan sistim upper control untuk membaca perintah yang telah dibuat dalam komputer kemudian diteruskan ke dalam rangkaian driving equipment untuk menggerakan motor agar bekerja yang diatur oleh servo drive dan inverter. Pergerakkan motor tersebut agar tidak melewati batas yang telah ditentukan maka harus ada rangkian sensor. Sensor ini bekerja apabila benda kerja melenceng dari perhitungan dan keluar dari batas yang telah ditentukan maka akan menyentuh sensor seketika itu juga motor akan berhenti bekerja. Pada umumnya sistem kontrol pada mesin CNC menggunakan rangkaian tertutup (close loop),
fatcat:l2r2xoft4jctdpghzuonimwhdi