Contextualization of Suluk Candra's Character Values

Moch Lukluil Maknun, Umi Muzayanah
2020 Heritage of Nusantara: International Journal of Religious Literature and Heritage  
Indonesia's education is heavily promoting education on characters. Exploring the values of character as legacy of the previous generations can be done through scriptures. Of any genres of Javanese scriptures very rich in character values is the wulang script. One of the wulang scripts found in Surakarta is Suluk Candra written by Prince Wijil Kadilangu and stored in Museum Rekso Pustaka Mangkunegaran Library . This article tries to explore the character values in it and to contextualize it
more » ... today's education. The method used in this study is principle working of philology and interpretation of texts.. The working principle of philology aims to produce a text edition, while interpretation aims to analyze the content of the text. The results of this study are as follows. Suluk Candra is a script containing Islamic values. At least this Suluk teaches four ethics that can be contextualized with the world of education in the current 4.0 era. The ethical findings are ethics to the king/ leader/ state, ethics to teachers, ethics to fellow human beings, and ethics to oneself. In addition to values of ethics, values of character education are also found in Suluk Candra. Those character values are relevant to the present days, including love of science, logical thinking, critical, creative, innovative, religious, honest, and nationalist. Abstrak Dunia pendidikan Indonesia sedang menggalakkan pendidikan yang berkarakter. Menggali nilai karakter warisan generasi pendahulu dapat ditelusur melalui naskah. Di antara genre naskah di Jawa yang sangat kaya nilai karakter adalah naskah wulang. Salah satu naskah wulang yang ditemukan di Surakarta adalah naskah Suluk Candra karya Pangeran Wijil Kadilangu yang tersimpan di Perpustakaan Museum Rekso Pustaka Mangkunegaran. Artikel ini berusaha menggali nilai-nilai karakter yang ada di dalamnya serta mencoba mengkontekskan dengan dunia pendidikan saat ini. Prinsip kerja filologi dan interpretasi teks adalah metode yang dimanfaatkan dalam kajian ini. Prinsip kerja filologi bermuara untuk menghasilkan edisi teks, sedangkan interpretasi bertujuan menganalisis kandungan isi teks. Adapun hasil kajian ini sebagai berikut. Suluk Candra ini merupakan naskah wulang yang bermuatan nilai keislaman. Setidaknya suluk ini mengajarkan empat etika yang dapat dikonteskkan dengan dunia pendidikan di era 4.0 saat ini. Temuan etika tersebut yaitu, etika kepada raja/pimpinan/negara, etika kepada guru, etika kepada sesama manusia, dan etika kepada diri sendiri. Selain nilai etika, dalam Suluk Candra juga ditemukan nilai-nilai pendidikan karakter yang relevan dengan masa sekarang di antaranya cinta ilmu, berpikir logis, kritis, kreatif, inovatif, religius, jujur, dan nasionalis.
doi:10.31291/hn.v9i1.563 fatcat:7nmeyyzy25hv5maxiasgblspca