Implementasi Honey Bee Mating Optimization Pada Vehicle Routing Problem With Time Windows Dalam Perencanaan Jalur Wisata Malang

M Syawaluddin Putra Jaya, Yufiz Azhar, Nur Hayatin
2020 Jurnal Repositor  
Abstrak Vahicle Routing Problem adalah suatu masalah pencaian jalur yang akan dilalui dengan tujuan mencari rute yang paling cepat atau pendek. Vahicle Routing Problem with Time Windows (VRPTW) yang merupakan sebutan bagi VRP dengan kendala tambahan berupa adanya time windows pada masing-masing pelanggan yang dalam hal ini berupa destinasi wisata. Dalam penelitian ini diterapkan Honey Bee Mating Optimization (HBMO) dalam menyelesaikan VRPTW. HBMO sendiri terinspirasi oleh perilaku koloni lebah
more » ... ilaku koloni lebah ketika bereproduksi. Algoritma tersebut bertujuan untuk mengevaluasi pencarian individu atau solusi terbaik. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana mengimplementasikan Honey Bee Mating Optimization dalam menyelesaikan VRPTW pada perencanaan jalur wisata di Malang. Sehingga dapat meminimumkan waktu dan jarak tempuh perjalanan. Berdasarkan hasil pengujian, parameter yang optimal untuk optimasi VRPTW menggunakan HBMO pada kasus perencannan jalur wisata Malang yaitu dengan menggunakan 800 generasi, populasi lebah jantan sebesar 300, batas kapasitas spermatheca sejumlah 100, nilai mutation ratio (Pm) dan royal jelly masing-masing bernilai 0.5.Abstract Vahicle Routing Problem is a problem of finding the best route that will be passed with the purpose to finding the fastest or shortest route. Vahicle Routing Problem with Time Windows (VRPTW) is a part of VRP with additional obstacles in the form of time windows in each customer. In this research, Honey Bee Mating Optimization (HBMO) was applied to completing VRPTW. HBMO itself was inspired by the behavior of bee colonies when reproducing. The purpose of this algorithm is to evaluate the best individual or the best solutions. The purpose of this research is how to implement Honey Bee Mating Optimization to completing VRPTW in Malang tourism route planning. So that it can minimize travel time and distance. Based on the results of the testing, the optimal parameters for VRPTW optimization using HBMO in Malang tourism route planning case are using 800 generations, the male bee population is 300, the capacity limit of spermatheca is 100, the mutation ratio (Pm) and royal jelly are respectively 0.5.
doi:10.22219/repositor.v2i4.392 fatcat:gtzlcii3yvcf7kbtplbtztwlwu