Salmonella enterica serovar senftenberg infection in the neonatal intensive care unit

R. Chaudhry, N. Sharma, S. Bhushan, V.K. Paul, D.S. Chandel, B. Mishra, M. Singh, P. Panigrahi
1998 Medical Journal of Indonesia  
Abstrak Salmonella senftenberg (Salmonella gru.rp E) pertama kali diisolasi di India pada tahun 1963. Serovar ini mttlni dikuatirkan setelah tahw 1985 ketika menimbulkan suntu kejadian luar biasa pada bangsal anak dan neonatus di India. Studi ini memperlihatkant kolonisasi Salmonella sp grup E pada usus bayi prematur di unit perawatan intensif neonatus AIIMS, New Delhi. Pada 58 bayi prematur yang dirawat di NICU telah dilakulatn pemeriksann mikroba dalam sampel feses pada hari ke-3, 7, 14, 2l
more » ... i ke-3, 7, 14, 2l dan 28. Mikroba diidentifikasi berdasarkan metode kultur biokimia konvensional dan kit idenffikasi cepat (BioMerieux). Teknik reaksi berantai polimerase (PCR) untuk mendetel<si gen flagelin untuk semua Salmonella sp dengan menggunakan primer yang sebelumnya telah distandarisasi telah diapliknsikan untuk mendeteksi adanya Salmonella sp dalam feses. Linn (8,6Vo) dari 58 sampel bayi tumbuh kuman Salmonella sp grup E, dnn juga PCR positif. Kuman ini lebih lanjut diidentiftknsi sebagai S. senftenberg yang mempunl,ai profil resistensi antibiotik AGKT (ampisilin, gentamisin, kanamisin dan tetrasiklin). S. senftenberg tidak ditemukan pada satnpel dari lingkwtgan, staf medik dan paramedik. Abstract Salmonella senftenberg (Group E Salmonella) was first isolated in India in 1963. It became a serovar of concern after ) 985 when it caused outbreak in paediatric wards and neotxates in India. This study shows gut colonisation of preterm neonates by group E Salmonella sp in Neonatal Intensive Care Unit (NICU) at AIIMS, N. Delhi. A total of 58 preterm babies admitted to the NICU were exanined for microbialflora in stool samples on day 3't , Vh, I4'h,21't and 28th. Organisms were identified by methods based on culture, conventional biochemical and rapid identification kits (BioMerieta). Polymerase chain reaction (PCR) technique for detecting flagellin gene for all Salmonella sp using previously standardised primers detect prese,xce o/Salmonella sp in stool. Five (8.6Vo) out of 58 babies grew group E Salmonella sp and were also PCR positive. These were further identified as S, senftenberg havhg antibiotic resista,xt prortb AGKT (AmpiciLlin, Gentamicin, Kanamycin & Tetracyclin). S. senftenberg coul.d not be identffied in any satnple from the envirorunent, medical and paramedical staff.
doi:10.13181/mji.v7isupp1.1122 fatcat:72hi63zfl5ce5fe6ri6zpzsiay