Early Warning Alert and Response System (EWARS) in Indonesia: Highlight From The First Years of Implementation, 2009-2011

Ratna Budi Hapsari, Dyah Armi Riana, Edy Purwanto, Nirmal Kandel, Vivi Setiawaty
2017 Health Science Journal of Indonesia  
Abstrak Latar Belakang: Sistem kewaspadaan dini dan respons KLB (EWARS) adalah sistem surveilans sindrom berbasis web, yang diberlakukan di Indonesia sejak 2009, dimulai di dua provinsi. Untuk memberikan respons yang cepat terhadap sinyal yang terdeteksi pada EWARS, algoritma untuk diagnosis dan respons serta alat pemetaan kapasitas laboratorium dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kinerja penerapan EWARS dan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kesenjangan EWARS sebagai
more » ... an EWARS sebagai sistem kewaspadaan dini dan respons KLB. Metode: Kinerja EWARS digambarkan dengan analisis data EWARS 2009-2011 di enam provinsi. Kekuatan dan kesenjangan EWARS diidentifikasi dengan melakukan penilaian umum di tiga provinsi terpilih dan penilaian kapasitas laboratorium di sembilan provinsi. Hasil: Kinerja EWARS cukup baik di Bali dan Lampung pada tahun pertama pelaksanaannya. Pada tahun 2010 dan 2011, kinerja EWARS di enam provinsi tetap baik. Sistem ini mudah digunakan dan bisa memberi informasi tentang peringatan dan pemetaan mingguan. Monitoring peringatan dengan menggunakan EWARS dapat digunakan sebagai alat evaluasi untuk melihat kualitas respon yang dilakukan oleh petugas kesehatan setempat atau Rapid Response Team (RRT). Meskipun konfirmasi laboratorium belum dilakukan untuk sebagian besar peringatan yang terdeteksi oleh sistem, pada umumnya, EWARS diterima dengan baik di Lampung, Bali, dan Kalimantan Selatan, dan memberi manfaat untuk meningkatkan kinerja pada fungsi peringatan dini. Kesimpulan: EWARS adalah kesempatan untuk memperkuat sistem surveilans yang berkelanjutan dan sensitif. Sistem ini diterima dengan baik karena mudah digunakan dan meningkatkan kinerja peringatan dini walapun masih perlu penguatan laboratorium. Abstract Background: Early Warning Alert Response System (EWARS) is a web-based syndrome surveillance system, established in Indonesia since 2009, started in two provinces. In order to provide a prompt response of the signals detected on EWARS, the algorithms for diagnosis and response and the laboratory capacity mapping tool were developed. This study aims to describe performance of EWARS implementation and to identify the strengths and gaps of EWARS as a disease early warning and detection system. Methods: EWARS performance was described by analysis of the EWARS data 2009-2011 in six provinces. EWARS strengths and gaps were identified by conducting general assessment in three selected provinces and laboratory capacity assessment in nine provinces. Results: The performance of EWARS was quite good in Bali and Lampung at the first year of implementation. In 2010 and 2011, EWARS performance in six provinces was remain good. The system is easy to use and could give information on weekly alerts and mapping. Alert monitoring by using EWARS could be used as an evaluation tool to see the quality of response conducted by local health officers or Rapid Response Team (RRT). Although laboratory confirmation have not done for most of alerts detected by the system, in general, EWARS was well accepted in Lampung, Bali, and South Kalimantan, and gave beneficial to increase performance on early warning function. Conclusion: EWARS is an opportunity to strengthen sustainable and sensitive surveillance system. The system is well accepted because of easy to use and increase the early warning performances. (Health Science Journal of Indonesia 2017;8(2):81-7)
doi:10.22435/hsji.v8i2.7572. fatcat:viobiwkwibfzfgb7ofobdjlszq