PERBANDINGAN ANTARA MODEL BLOK 3D DENGAN ORDINARY KRIGING DAN MODEL 2D DENGAN POLYGONAL UNTUK ESTIMASI SUMBERDAYA TIMAH ALUVIAL DI PULAU BANGKA

Olga Padmasari Anggraini, Mohamad Nur Heriawan, Arie Naftali Hawu Hede
2018 Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI  
Endapan timah aluvial di Blok I dengan luas sekitar 40 Ha di Pulau Bangka bagian urata merupakan lahan bekas tambang rakyat yang litologinya didominasi oleh tanah bekas (tailing), sisa endapan timah aluvial, dan batuan dasar (kong). Sebaran data secara spasial dan secara statistik dianalisis untuk menguji perilaku data pada setiap periode pemboran (1970-an, 1980-an, dan 2010-an). Pemodelan geologi secara 3D dilakukan dengan perangkat lunak Datamine Studio 3 berdasarkan data pemboran yang
more » ... emboran yang selanjutnya dilakukan estimasi kadar dengan metode Ordinary Kriging (OK). Ukuran cell dari proto model 3D yang digunakan adalah 10 m × 10 m × 1 m. Untuk estimasi dengan metode OK, maka dilakukan analisis variogram omnidirectional 3D untuk mendapatkan parameter geostatistik seperti nugget variance, sill, dan range dengan fitting model Spherical. Berdasarkan estimasi dengan metode OK didapatkan sumberdaya terukur timah aluvial sebesar 69 ribu m3 dengan kadar rata-rata 8 kg/m3. Sebagai pembanding, dilakukan pemodelan sumberdaya secara 2D dengan metode Polygonal menggunakan bantuan software AutoCAD 2019 (free trial). Estimasi sumberdaya terukur yang didapatkan berupa bijih timah sebesar 96 ribu m3 dengan kadar rata-rata 13.61 kg/m3.
doi:10.36986/ptptp.v0i0.34 fatcat:3f4yb6pcc5hfzgifuiupphwx2i