PERBEDAAN TEKNIK CAROUSEL DENGAN TEKNIK EACH ONE TEACH ONE DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

Adri Nofrianto, Elfa Rafulta
2017 Jurnal Tatsqif  
Abstrak Hasil belajar matematika siswa masih rendah disebabkan oleh kurangnya antusias, aktivitas dan interaksi siswa dalam pembelajaran matematika. Berdasarkan teori dan penelitian tentang model pembelajaran teknik carousel dan teknik each one teach one, diketahui kedua model pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa karena memotivasi siswa untuk mengeluarkan idenya secara mandiri sehingga siswa menjadi kreatif untuk memecahkan masalah yang diberikan. Penelitian ini adalah
more » ... n ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian randomized post test only comparison group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMAN 5 Pariaman tahun 2015/2016. Pengambilan sampel dari populasi menggunakan teknik random sampling yaitu kelas X3 sebagai kelas eksperimen I dan X4 sebagai kelas ekperimen II. Hasil belajar yang diteliti dalam penelitian ini berupa hasil belajar pada ranah kognitif dengan materi logika matematika. Dari hasil tes belajar dilakukan uji hipotesis terhadap kedua kelas eksperimen. Uji hipotesis menggunakan uji-t yaitu uji-t anava satu arah dengan bantuan software SPSS diperoleh , karena , dimana sehingga ditolak dan diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang berarti antara hasil belajar matematika siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran teknik carousel dan teknik each one teach one pada siswa kelas X SMAN 5 Pariaman. Kata kunci: teknik carousel, teknik each one teach one dan Hasil Belajar Abstract The Students' mathematics learning outcomes of is still under the expected score. This condition is caused by the lack of students' anthusiasm, students' involvement in learning process. Research in applying Carousel Technique and Each One Teach One Technique have resulted a positive effect to students learning outcomes. These models motivate students to express their ideas, works independently and develop their creativity in solving the given problem. This research aims to compare the effectiveness of both technique. The randomized post test only comparison group design is used in the research. The population is all of students of grade 10 th of SMAN 5 Pariaman in year 2015/2016. Two classes are chosen as
doi:10.20414/j-tatsqif.v15i1.1315 fatcat:gn3bf25x3fbktlrnevs4aesr3e