PENGARUH VARIASI FLUIDA PENDINGIN TERHADAP CAPAIAN SUHU OPTIMAL PADA RANCANGAN MESIN PENDINGIN MINI WATER CHILLER

Putu Deva Supriana ., Dr. Kadek Rihendra Dantes, S.T., M.T. ., Dr. I Nyoman Pasek Nugraha, S.T., M.T. .
2018 Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha  
Di era modern ini perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangatlah pesat sehingga mengakibatkan perkembangan dunia industri juga semakin cepat. Mereka berlomba-lomba menemukan alat pendingin untuk memberikan mereka kenyamanan saat melakukan kegiatan-kegiatan didalam ruangan yang panas. Water Chiler adalah proses penanganan udara untuk mengontrol secara serempak terhadap temperatur, kelembaban, kebersihan dan distribusi untuk mencapai kondisi yang diinginkan. Refrigerant yang mengalir dalam
more » ... siklus sekunder adalah fluida air (water) yang disirkulasikan dengan bantuan pompa. Fluida air pendingin (chilled water) inilah yang nantinya akan mengambil panas ruangan. Dilihat dari beberapa penelitian sebelumnya variasi fluida seperti coolant juga dapat mempengaruhi penyerapan panas dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan variasi fluida air, coolant dan campuran air + coolant terhadap suhu yang dicapai Mini Water Chiler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan variable bebas yaitu air, coolant dan campuran air + coolant sedangkan variable terikat yaitu suhu. Pengujian dilakukan sebanyak 20 kali dan mencatat hasilnya tiap 20 menit. Dari hasil penelitian fluida campuran air + coolant mendapatkan suhu yang sangat optimal dibandingkan fluida air dan fluida coolant dengan rata-rata suhu di AHU 1 untuk fluida air: 13,430C, coolant: 12,520C dan campuran air + coolant: 11,520C, AHU 2 untuk fluida air: 13,330C, coolant: 12,420C dan campuran air + coolant: 11,420C dan AHU 3 untuk fluida air: 13,230C, coolant: 12,320C dan campuran air + coolant: 11,320C. Berdasarkan hasil penelitian tersebut fluida campuran air + coolant mendapatkan suhu yang sangat optimal dikarenakan karakteristik yang di miliki fluida air dan fluida coolant.Kata Kunci : mini water chiler, variasi fluida, suhu optimal, pendingin In this modern era the development of science and technology is so rapid that the development of the industrial world is also accelerating. They are competing to find refrigerators to provide them comfort while carrying out activities in a hot room. Water Chiler is an air handling process to simultaneously control temperature, humidity, cleanliness and distribution to achieve the desired condition. Refrigerant that flows in the secondary cycle is fluid water (water) which is circulated with the help of a pump. This chilled water will later take the heat of the room. Viewed from several previous studies fluid variations such as coolants can also affect heat absorption well. This study aims to determine the effect of using variations of water fluid, coolant and water + coolant mixture to the temperature achieved by Mini Water Chiler. The method used in this study is an experiment with independent variables namely water, coolant and water + coolant mixture while the dependent variable is temperature. The test is done 20 times and records the results every 20 minutes. From the results of the fluid mixture + coolant research get a very optimal temperature compared to water fluid and coolant fluid with an average temperature in AHU 1 for water fluid: 13.430C, coolant: 12.520C and water mixture + coolant: 11.520C, AHU 2 for water fluid: 13,330C, coolant: 12,420C and mixture of water + coolant: 11,420C and AHU 3 for water fluid: 13,230C, coolant: 12,320C and water mixture + coolant: 11,320C. Based on the results of this study, the mixture of water + coolant fluid gets a very optimal temperature due to the characteristics possessed by water fluid and coolant fluid.keyword : mini water chiller, fluid variations, optimal temperature, coolant
doi:10.23887/jjtm.v6i3.18585 fatcat:jpth4ktejvdfjgybmhkw5pnjni