PENGARUH ARUS PENGELASAN LAS TIG TERHADAP KARAKTERISTIK SIFAT MEKANIS STAINLESS STEEL TYPE 304

Antonius Widyatmoko, Muh Amin, Dan Solechan
2017 unpublished
ABSTRAK Stainless steel merupakan baja paduan tinggi karena unsur krom (Cr) lebih dari 12%. Stainless steel juga mempunyai keunggulan yaitu tahan korosi, tahan oksidasi pada temperatur tinggi, banyak dipakai pada perusahaan makanan atau minuman, dan mempunyai hardenability yang tinggi. Salah satu proses pengelasan yang dapat digunakan adalah pengelasan cair dengan Las TIG (Tungsten Inert Gas) dan gas Argon. Mutu hasil pengelasan tergantung dari pengerjaan dan proses pengelasan. Tujuan
more » ... n. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari variabel arus listrik terhadap karakteristik kekuatan tarik dan kekerasan sambungan (Tungsten Inert Gas) dengan pengaruh variabel arus listrik dan diameter elektroda. Penelitian ini juga untuk mengetahui kecacatan pada sambungan las dengan cara pengujian struktur mikro pada area sambungan las. Metode penelitian yang dipakai dengan mengatur arus listrik las dari 120 Ampere, 130 Ampere dan 140 Ampere. Kawat elektroda yang digunakan adalah Edzona berdiameter 2.0 mm. Sambungan kampuh yang digunakan model I serta material bahan yang digunakan untuk di las stainless steel 304. Hasil dari pengelasan kemudian dilakukan uji komposisi kimia, struktur mikro daerah sambungan las, kekerasan dan uji tarik kekuatan sambungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan paling tinggi untuk sambungan las terjadi pada arus 140 Amper sebesar 57,24 HRA untuk titik penekanan kekerasan daerah HAZ dan kekuatan tarik 371,67 MPa. Hal ini dikarenakan panas yang dihasilkan cukup tinggi dan juga stabil sehingga mampu melelehkan kawat elektroda dan logam induk. Penembusan panas juga sudah baik karena menjadikan sambungan las kuat dan paling optimal dari beberapa variasi arus las. PENDAHULUAN Perkembangan teknik pengelasan dalam dunia permesinan sangat luas. Proses pengelasan dapat diaplikasikan pada alat pengolahan makanan (bakery), alat pengolahan minuman dan alat-alat kesehatan. Pengelasan dapat menggunakan stainless steel karena sifatnya yang tidak mudah berkarat, sterill (Hieginie) dan tahan oksidasi. Stainless steel merupakan baja paduan tinggi karena unsur krom (Cr) lebih dari 12%. Stainless steel juga 1,2,3 Prodi S1 Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Semarang
fatcat:ne4p3tjbangopjel5mouqzckvu