PENGARUH PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP KEMAMPUAN OPERASI HITUNG PENJUMLAHAN PADA SISWA TUNAGRAHITA

Raedix Desta, Kusuma Huda, Jurusan Pendidikan, Luar Biasa
unpublished
This research aims to (1) describe the results of student learning arithmetic summation before applied learning mathematics realistic, (2) describe the learning outcomes of students after applied arithmetic summation learning mathematics realistic, (3) the effect of application of learning mathematics realistic summing arithmatics operation in children with intelectual and development disabilities at Special Education School Class II. This study uses a quantitative approach, with a
more » ... with a pre-experimental design, and a one-group pretest-posttest design. Research sample are children with intelectual and development disabilities class II, amounting to 10 people. Collecting data using achievement test. Analysis of data using test formula sign (sign test). The conclusion of this study is that there is a significant effect of application of learning mathematics realistic summing arithmetic operation capability for intelectual and development disabilities students class II. Abstrak: Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan hasil belajar berhitung penjumlahan siswa sebelum diterapkan pembelajaran matematika realistik, (2) mendeskripsikan hasil belajar berhitung penjumlahan siswa sesudah diterapkan pembelajaran matematika realistik, (3) pengaruh implementasi pembelajaran matematika realistik terhadap kemampuan operasi hitung penjumlahan siswa tunagrahita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian pre-eksperimental, dan one-group pretest-posttest design. Sampel penelitiannya adalah siswa tunagrahita kelas II yang berjumlah 10 orang. Pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar. Analisis data menggunakan rumus uji tanda (sign test). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh signifikan penggunaan pembelajaran matematika realistik terhadap kemampuan operasi hitung penjumlahan siswa tunagrahita kelas II. Kata kunci : pembelajaran matematika realistik, operasi hitung penjumlahan dan anak tunagrahita. Tunagrahita adalah individu yang memiliki indeks kecerdasan berada di bawah rata-rata dan disertai dengan ketidakmampuan secara signifikan dalam adaptasi perilaku yang muncul dalam masa perkembangannya (Mulyani dan Cartono, 2013 : 15). Tunagrahita memiliki permasalahan tersendiri dalam mengikuti pelajaran dikarenakan adanya hambatan dalam intelegensinya, mental, sosial-emosi dan hambatan secara fisik. Pelajaran matematika sangat penting bagi siswa tunagrahita pada umumnya, karena di dalam ilmu matematika sangat erat kaitannya dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran matematika realistik merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada siswa tunagrahita, bahwa matematika adalah aktivitas manusia dan matematika harus dihubungkan secara nyata terhadap konteks kehidupan sehari-hari anak tunagrahita ke pengalaman yang berorientasi pada hal-hal yang nyata (Susanto, 2013 : 205). Dalam pembelajaran matematika realistik terdapat prinsip utama yaitu siswa tunagrahita harus berpartisipasi secara aktif dalam proses belajar serta diberikan kesempatan untuk membangun pengetahuan dan pemahaman mereka sendiri. Konsep-konsep matematika yang bersifat abstrak perlu ditransformasikan menjadi hal-hal yang bersifat nyata bagi siswa tunagrahita. Dalam pembelajaran matematika realistik, matematika disajikan sebagai suatu proses, sebagai kegiatan manusia, bukan sebagai produk jadi. Bahan pelajaran disajikan melalui bahan yang sesuai dengan lingkungan siswa tunagrahita. Pembelajaran matematika realistik menekankan kepada kontruksi dari konteks benda-benda kongkret sebagai titik awal bagi siswa tunagrahita guna memperoleh konsep matematika. Oleh sebab
fatcat:fj6r4dvfabcxtcwcv34qkxropq