RISIKO PAJANAN LOGAM BERAT PADA AIR SUNGAI

Muhammad Pahruddin, Poltekkes Kemenkes, Banjarmasin Jurusan, Kesehatan Lingkungan, Jl Mistar Cokrokusumo, No 1a, Banjarbaru Selatan
unpublished
Exposure risk of heavy metals on river water. River water is still used by the society as the primary source of drinking water although some rivers have been polluted by industry activities. The purpose of this research is to assess exposure risk of heavy metals which is contained in river water. In achieving the purpose, it conducted the measurement of insitu parameter as temperature, DO, turbidity and pH, mercury rate, manganese, cadmium, and chromium of 6 valence in 2 sample collecting
more » ... le collecting points in Tabatan river, in headwaters and downstream of Desa Buas Buas and Sawaja Kecamatan Candi Laras Utara Kabupaten Tapin. The result of measurement is analyzed to predict exposure risk of heavy metals in river water consumed by people around the river. Exposure risk counts the intake (I). Hazard Index concluded that the control is necessary toward the exposure risk. The result of the research showed that only Manganese (Mn) is detected and exceed the limit. The value of I in age group of 1-<5 in headwaters is 0,025154 and in downstream is 0,066077, while in adult group in headwaters is 0,012111 and in downstream is 0,031815 mg/kg-day. The value of HI resulted from calculation show HI < 1, it can be concluded that intake rate of Manganese (Mn) of the river water is still under reference dose (RfD) that means the exposure risk is safe. Abstrak: Risiko Pajanan Logam Berat Pada Air Sungai. Air sungai masih digunakan oleh masyarakat sebagai bahan baku air minum padahal beberapa sungai sudah tercemar akibat aktifitas industri. Penelitian ini bertujuan menilai risiko pajanan logam berat yang terkadung dalam air sungai. Dilakukan pengukuran parameter insitu seperti; suhu, DO, kekeruhan dan pH, kadar merkuri, mangan, cadmium dan khromium valensi 6 pada 2 titik pengambilan sampel di Sungai Tabatan, yaitu di bagian hulu dan hilir Desa Buas Buas dan Sawaja Kecamatan Candi Laras Utara Kabupaten Tapin. Hasil pengukuran kemudian dianalisi untuk memperkiraan risiko pajanan logam berat pada air sungai yang dikonsumsi oleh masyarakat sekitar sungai. Risiko pajanan dengan menghitung asupan (I), Hazard Indeks (HI) kemudian menyimpulkan perlunya pengendalian terhadap risiko pajanan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan hanya logam Mangan (Mn) yang terdeteksi dan melebihi ambang batas, Nilai I pada golongan umur 1-<5 tahun pada bagian hulu sungai 0,025154 dan bagian hilir sungai 0,066077, sedangkan untuk golongan dewasa bagian hulu 0,012111 dan bagian hilir 0,031815 mg/kg-hari. Nilai HI hasil perhitungan menunjukkan HI < 1 sehingga disimpulkan bahwa tingkat asupan logam Mangan (Mn) dari air sungai masih dibawah dosis referensinya (RfD) yang artinya batas pajanan masih aman. Kata Kunci: Risiko; pajanan; logam berat; air sungai PENDAHULUAN Komponen lingkungan yang penting bagi kehidupan adalah air, makhluk hidup di muka bumi ini tak dapat terlepas dari kebutuhan akan air. Air merupakan kebutuhan utama bagi proses kehidupan di bumi, sehingga tidak ada kehidupan seandainya di bumi tidak ada air. Namun demikian, air dapat menjadi malapetaka bilamana tidak tersedia dalam kondisi yang benar, baik kualitas maupun kuantitasnya. Air bersih sangat didambakan oleh manusia, baik untuk keperluan hidup sehari-hari, untuk keperluan industri, untuk kebersihan sanitasi kota, maupun untuk keperluan pertanian pertanian, perkebunan,
fatcat:4ytykodppvandgobn5zdo4wsjq