Comparison between albendazole and pyrantel pamoate once and twice yearly in urban slum school children in Ujung Pandang

Veni Hadju, Lani Stephenson, Satriono Satriono, Dwight Bowman, Hussni Mohammed, Kunar Abadi
1996 Medical Journal of Indonesia  
Abstrak Penelitian ini rnembandingkan efikasi dai pemberian obat cacing pyrantel dan albendazole satu atau dua kali per tahun pada anak sekolah dasar di daerah kumuh Kotamadya Ujung Pandang. Anak sekolah (n=507) dibagi secara random ke dalam 4 group yang menerima obat cacing (pyrantel satu atau dua lcali, albendazole satu atau dua lali) dan satu group lainnya yang menerima plasebo, berdasarkan jenis kelamin dan intensitas Ascaris lumbicoides. Anak meneima dosis hnggal pyrantel atau albendazol"e
more » ... l atau albendazol"e atau plnsebo pada awal penelitian dan 6 bulan sesudahnya sesuai dmgan groupnya. Prevalensi dan intensitas infel<si Ascaris lumbricoides dan Trichuris trichiuradiukurpada0, 3,6, dan 12 bulan setelahpemberian obat cacing pertama, Tidakditemukanperbedaanyang bermakna diantarakelima group di awalpenelitian. Setelah 12 bulan, intensitas darikeduainfeksimenurltn secara drastis pada groupyang diberi obat cacing (P < 0,0U) dan sedikit menurun pada group yang mendapat plasebo (P < 0,05). Pemberian dua kali dalam senhun dari kedua obat yang digunakan dapat menurunkan prevalensi dan intensitas A. Iumbricoides lebih besar dibanding group Ininnya. Di samping itu, dua group yang memperoleh albendazole ntemperlihatkan penurunan prevalensi dan intensitas dari T. trichiura lebih besar dari group lainnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa dua knli pernberian obat cacing per tahun dari kedua jenis yang digunakan lebih efektif dan pada pemberian satu kali dan pemberian albendazole baik satu nwupun dua kali per tahun menurunkan intensitas dari T. trtchiura. Abstract This sndy examined the comparison between pyrantel and albendazole, in terms of their effectiveness by once and nvice yearly in school-age children. School children (n=507)were assigned randomly tofour anthehninthic groups (pyrantel once or tvvice; albendazole once or twice) and a placebo group, according to gender and Ascaris lumbicoides egBS counts. Chillren received singlc doses of either pyrantel, albendazole, or placebo at baseline and again at 6 mo. The prevalence and intensity of Ascaris lumbicoides and Trichuris trichiura infections were determined at baseline, 3, 6, and 12 mo. No dffirences were found between the five groups at baseline in prevalence and intensity ofbothinfections. At 12 mo, the intensity ofbothinfectionswas greatly reducedin the dewormed groups (P < 0.001) andreduced slightly in the control group (P < 0.05). Bothpyrantel andalbendazole fwice reduced the prevalence and intensity ofA. lumbricoides greater than other groups. However, albendazolelreatedchildrenreduced the prevalence andintensity ofT. trichiura greater than other groups. This study suggests thot two doses yearly of both drugs are more effective than once dose yearly and albendazole treatment once or tvvice coulà decrease the intensity ofT. tichiura infection.
doi:10.13181/mji.v5i4.873 fatcat:4q4bvbskbncqnh5y75isbkwefq