THE ROLE OF TRADITIONAL ORGANIZATION ON FAMILY PLANNING ACCEPTANCE IN INDONESIA

Djamaluddin Ancok
2016 Populasi  
Upaya peningkatan jumlah akseptor Keluarga Berencana telah dilakukan dengan cara memanfaatkan organisasi, baik yang tradisional maupun yang modern, yang ada pada tingkat desa. Asumsi pemanfaatan organisasi tersebut adalah bahwa keputusan individu untuk mengadopsi cara pembatasan kelahiran dipengaruhi oleh tekanan kelompok individu dalam organisasi. Semakin kohesif hubungan individu dalam organisasi maka semakin kuat tekanan terhadap anggota agar mengikuti norma kelompok.Makalah ini berisikan
more » ... ah ini berisikan deskripsi kelompok tradisional yang ada ditingkat pedesaan dan aktivitas yang dilakukan oleh BKKBN di dalam memanfaatkan organisasi tradisional untuk menunjang gerakan Keluarga Berencana. Selain itu dibicarakan pula kelompok organisasi modern yang diciptakan untuk menunjang KB, dan organisasi modern lain yang dapat digunakan untuk menunjang gerakan KB.Makalah ini menunjukkan bahwa kohesifitas hubungan individu dalam organisasi ada kaitannya dengan penerimaan Keluarga Berencana. Selain melihat kaitan organisasi dengan penerimaan KB, makalah juga mendiskusikan peranan gerakan keluarga berencana nasional di dalam menurunkan fertilitas.
doi:10.22146/jp.10711 fatcat:g3rvvu2zbzebdofoxwlyfeo2ym