Model Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis dan Ketelitian Mahasiswa

Nurdin Muhamad
unpublished
Abstrak. Masalah yang melatar belakangi penelitian ini adalah kurang berminatnya mahasiswa terhadap mata kuliah yang mengandung unsur hitungan karena memerlukan pemahaman terhadap konsepnya dan ketelitian saat mengerjakannya. Sehingga diperlukan alternatif model pembelajaran yang dapat mempengaruhi kemampuan berfikir kritis dan ketelitian dari mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris yang membahas pelaksanaan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan
more » ... ampuan berfikir kritis dan ketelitian mahasiswa Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, sehingga sampel dibagi menjadi dua, yaitu kelas eksperimen menggunakan model PBL dan kelas kontrol yang menggunakan model. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes kemampuan berikir kritis, skala sikap berdasarkan skala Likert, skala aktivitas siswa dan pedoman wawancara. Dari penelitian ini, diperoleh hasil bahwa Model PBL dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis dan ketelitian mahasiswa, hal ini diunjukkan dengan derajat korelasi antara kemampuan berfikir kritis dengan ketelitian mahasiswa dengan kriteria kuat dan signifikan. Kata kunci: PBL, kemampuan berikir kritis, dan ketelitian 1. Pendahuluan Perkembangan teknologi dewasa ini semakin hari semakin canggih, oleh karena itu alangkah hebatnya apabila perkembangan tersebut di ikuti juga oleh keingintahuan dan sikap kritis dari para mahasiswa untuk memanfaatkan pasilitas yang telah ada. Sehingga situasi tersebut dapat membuat para mahasiswa akan semakin mudah dalam menguasai suatu materi perkuliahan di Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan (FPIK) Universitas Garut. Akan tetapi perkembangan teknologi yang semakin canggih sekarang ini dipandang masih kurang dimanfaatkan oleh mereka, hal itu didasarkan pada masih minimnya penggunaan internet untuk mengakses informasi khususnya pada materi statistika yang nantinya dapat digunakan dalam menunjang pembuatan skripsi. Hal tersebut semakin diperparah oleh data yang dimiliki perpustakaan Universitas Garut yang menyatakan bahwa jumlah kunjungan mahasiswa FPIK tingkat akhir hanya sekitar 19,8% atau 24 mahasiswa dari 121 mahasiswa. Padahal pasilitas yang disediakan oleh pihak kampus sangat baik, hal itu dapat dilihat dari buku yang cukup lengkap, contoh skripsi lulusan yang terbaru, suasana yang kondusif, jaringan internet yang cepat dan pendingin ruangan yang baik. Begitu juga pasilitas yang berada di FPIK untuk pembelajaran cukup lengkap, akan tetapi dapat dikatakan pada umumnya mereka kurang tertarik dengan materi yang berhubungan dengan analisa perhitungan.
fatcat:x2xylpg2vne3pf7g72gycasfaa