Analisis Pengaruh Winglet Pada Sayap Pesawat Cessna 172 Menggunakan Perangkat Lunak XFLR5

2016 Jurnal Teknologi Kedirgantaraan  
Abstrak. Inovasi pada sayap pesawat terbang terus dikembangkan guna memperoleh efisiensi sayap yang lebih baik. Terutama untuk mengoptimalisasi bentuk sayap dan mengurangi induce drag pada pesawat dengan memasang sebuah alat yang dinamakan dengan Winglet. Pada penelitian ini dilakukan studi untuk mengetahui pengaruh winglet jika ditambahkan pada sayap pesawat Cessna 172. Winglet berfungsi untuk meningkatkan efisiensi pada sayap sehingga dapat mengurangi induce drag dan meningkatkan rasio
more » ... katkan rasio perbandingan antara koefisien lift terhadap koefisien drag. Objek yang akan diuji merupakan modifikasi sayap pesawat Cessna 172 yang dimodelkan mempuyai variasi cant angle winglet 0°, 30°, 60°, dan 90° menggunakan perangkat lunak XFLR5. Hasil pengujian menunjukkan, bahwa modifikasi pemodelan sayap dengan modifikasi sayap berupa winglet memiliki perbandingan koefisien lift dan drag paling besar pada sudut cant angle 30° dengan nilai CL/CD optimum terdapat pada angle of attack 2.5° sebesar 24,728. Kata Kunci : Winglet, Cessna 172, Cant Angle, CL/CD optimum. Abstract -Innovations on aircraft wings always continued in order to achieve better wing efficiency. Especially to optimalization wing shape and reduce induce drag on aircraft by adding device called winglet. This research conduct a study to determine the effect of winglet when adding on Cessna 172 wing. Winglet has a purpose to increase wing's efficiency by reducing induce drag and increase ratio between lift coefficient and drag coefficient. The test object is modification Cessna 172 wing that modeled with cant angle variation 0°, 30°, 60°, and 90°using software XFLR5. The result shows that wing modification with 30° cant angle winglet has the highest CL/CD ratio about 24,728 with optimum value at 2.5° angle of attack.
doi:10.35894/jtk.v5i1.423 fatcat:kbreljaomvfm3gy5psqglbg6ke