Emisi Metana dari Pengelolaan Kotoran Ternak di Yogyakarta – Inventarisasi

A. Hervani, M. Ariani
2019 Jurnal Peternakan Indonesia  
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi secara berkala mengenai tingkat, status, dan kecenderungan emisi metana dari pengelolaan kotoran ternak di Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian desk study dengan cara melakukan inventarisasi GRK menggunakan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) Guidelines 2006. Penelitian dilaksanakan dengan mengumpulkan data aktivitas ternak provinsi Yogyakarta pada bulan November tahun 2016 sebagai sumber emisi GRK, serta
more » ... i GRK, serta penetapan faktor emisi berdasarkan IPCC Guidelines 2006. Data aktivitas didapatkan dari data statistik provinsi Yogyakarta. Inventarisasi emisi gas rumah kaca dari pengelolaan kotoran ternak di Yogyakarta menggunakan Tier 1 dari IPCC Guidelines. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emisi terbesar dari pengelolaan kotoran ternak di Yogyakarta dari ternak unggas yaitu ternak ayam ras pedaging yang menyumbang 37% diikuti ayam buras sebesar 24%, ayam ras petelur sebesar 20% dan itik sebesar 3%. Sedangkan emisi dari ternak mamalia seperti sapi potong, sapi perah, kuda, kerbau, kambing, domba dan babi menyumbangkan emisi metana yang rendah terhadap total emisi metana dari pengelolaan kotoran ternak di Yogyakarta. Guidelines, 2006. The activity data were obtained from the statistical data of Yogyakarta province. Inventory of greenhouse gas emissions from manure management in Yogyakarta using Tier 1 of the IPCC Guidelines. The results showed that the largest emissions from manure management in Yogyakarta come from poultry which accounted for 37% of total methane emissions from broilers, native chicken accounted for 24% of methane emissions, layer accounted for 20% and ducks accounted for 3%. While, for mammals livestock likes beef cattle, dairy cattle, horses, buffalo, goats, sheep and swine have low contribution on methane emissions from manure management in Yogyakarta. ABSTRACT The research aims to provide regular information on the level, status, and trends of changes in methane emissions from manure management in Yogyakarta. This research is a desk study by conducting GHG inventories using the Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) Guidelines 2006. The research was conducted by collecting the activity data of livestock at Yogyakarta province in November 2016 as a source of GHG emissions, as well as the determination of emission factors based on IPCC
doi:10.25077/jpi.21.3.319-326.2019 fatcat:mvoq5hakvvdwdbsimo22itb7wa