AKTIVITAS BIOLARVASIDA EKSTRAK ETIL ASETAT KULIT BATANG BAKAU MERAH (Rhizophora stylosa) TERHADAP LARVA NYAMUK Aedes aegypti BIOLARVACIDAL ACTIVITY OF ETHYL ACETATE EXTRACT OF RED MANGROVE'S STEM BARK (Rhizophora stylosa) AGAINST Aedes aegyptiLARVAE

Fani Putri, Amelia, Dan Suyatno, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika, Dan Ilmu, Pengetahuan Alam
2014 UNESA Journal of Chemistry   unpublished
Abstrak. Tumbuhan bakau merah (Rhizophora stylosa) merupakan salah satu tumbuhan famili Rhizophoraceae yang telah dikenal dan dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Namun demikian kandungan kimia dan aktivitas biolarvasida tumbuhan tersebut belum banyak dilaporkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan golongan senyawa yang terkandung dalam ekstrak etil asetat kulit batang bakau merah (Rhizophora stylosa)serta aktivitas biolarvasida ekstrak tersebut terhadap larva nyamuk Aedes aegypti.
more » ... muk Aedes aegypti. Uji kandungan kimia untuk senyawa fenolik dilakukan dengan menggunakan pereaksi FeCl 3 , senyawa flavonoid dengan tes Shinoda, serta uji alkaloid dengan pereaksi Mayer, Dragendorf, dan Wagner.Ekstrak etil asetat tersebut diuji aktivitas biolarvasidanya terhadap larva nyamuk Aedes aegypti instar III pada inkubasi selama 24, 48, 72, dan 96 jam. Besarnya aktivitas biolarvasida dinyatakan dalam LC 50 yang ditentukan dengan analisis probit. Hasil uji kualitatif menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat kulit batang bakau merah (Rhizophora stylosa) mengandung senyawa fenolik dengan uji FeCl 3 , flavonoid dengan uji tes Shinoda, dan alkaloid dengan uji pereaksi (Mayer, Dragendorf, dan Wagner). Berdasarkan hasil analisis probit diperoleh nilai LC 50 sebesar 4684.20mg/L, 3889,43mg/L, 1853,31mg/L, dan 951,32mg/L untuk masing-masing waktu inkubasi 24, 48, 72, dan 96 jam. Berdasarkan nilai LC 50 pada inkubasi selama 96 jam dapat disimpulkan bahwa ekstrak etil asetat memiliki toksisitas dengan kategori sedang karena nilainya antara 100-1000 mg/L. Abstract.The red mangrove (Rhizophora stylosa) is one of the mangrove spesicies in Rhizophoraceae's family which is already known and used as traditional medicine. Therefore its chemical constituents and its biolarvacidal activity were still not reported. The aims of this research are to determine the group of compound contained in the ethyl acetate extract of Rhizophora stylosa's stem bark and its biolarvacidal activity. The chemical constituents test for phenolic coumpounds performed using FeCl 3 reagent, flavonoids with Shinoda test, and alkaloids with reagents Mayer, Dragendorf, and Wagner. The ethyl acetate extract toward mortality of larvae Aedes aegypti instar III at incubation's time during 24, 48, 72, and 96 hours. The amount of biolarvacidal actvity expressed in value of LC 50 and was analyzed by probit analysis. The results of qualitative test showed that ethyl acetate extract of Rhizophora stylosa's stem bark contained phenolic compounds using FeCl 3 reagent, flavonoid with Shinoda test, and alkaloid with reagents Mayer, Dragendorf, and Wagner. Based on the results of probit analysis obtained LC 50 values are 4684.20mg/L, 3889,43mg/L, 1853,31mg/L, and 951,32 mg/L for incubation time of 24, 48, 72, and 96 hours, respectively. Based on the value of LC 50 at incubation during 96 hours could be concluded that the ethyl acetate extract had toxicitywithmoderate categorybecauseits valuebetween100-1000mg/L.
fatcat:jwinryrjpvczvlqruxanmjlhay