Sistem Pakar Otomatisasi Baku Mutu Limbah Pertambangan Nikel Menggunakan Algoritma Supervised Mechine

Komang Aryasa, Wilem Musu, Stmik Dipanegara Makassar, Jl Perintis, Kemerdekaan Km, Telp Makassar, Program Studi, Teknik Informatika, Stmik Dipanegara Makassar, Kata Kunci-Sistem Pakar, Standar Baku, Mutu Limbah
unpublished
Abstrak Metode buka tutup pintu pembuangan limbah secara manual berdasarkan hasil uji laboratorium membutuhkan waktu relatif lama. Ketika hasil uji laboratorium menyatakan proses pembuangan harus dihentikan, limbah yang tidak memenuhi standar kelayakan sudah ikut terbuang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sistem pakar menggunakan algoritma Supervised Learning untuk otomatisasi standar baku limbah pertambangan nikel, algoritma ini digunakan untuk mengklasifikasikan besaran nilai
more » ... kandungan unsur dalam limbah, dan digunakan untuk mengoptimalkan proses penentuan kelayakan buang limbah. Algoritma ini bekerja setelah menerima data dalam bentuk nilai-nilai kandungan unsur yang dibangkitkan oleh sebuah aplikasi simulator yang mendeteksi kadar kandungan unsur dalam air limbah. Hasil analisis tersebut digunakan untuk menentukan kelayakan pembuangan limbah. Dari 11 unsur yang dianalisis tujuh unsur memiliki bobot nilai tertinggi dalam setiap pengukuran yaitu pH, TSS, Cu, Zn, Cr (6+) , Cr Total, dan Fe., sementara Support Vector Machine hanya empat unsur yang memiliki nilai bobot tertinggi dari setiap pengukuran, yaitu unsur Cd, Pb, Ni dan Co. Abstract Methods of waste disposal open the closed door manually based on laboratory test results requires a relatively long time. When the results of laboratory tests declare the disposal process should be stopped, the waste that do not meet eligibility standards already go wasted. The aim of this study was to devise an expert system using Supervised Learning algorithms for standard automation raw nickel mining waste, this algorithm is used to classify the magnitude of the value of the content of elements in the waste, and used to optimize the process of determining the feasibility of sewage waste. The algorithm works after receiving the data in the form of values element content generated by a simulator application that detects levels of element content in the waste water. The results are used to determine the feasibility of waste disposal. Of the 11 elements were analyzed seven elements has the highest weight value in each measurement is pH, TSS, Cu, Zn, Cr (6+), total Cr and Fe., While Support Vector Machine only four elements that have the highest weight value of each measurement, namely the element of Cd, Pb, Ni and Co. Limbah industri pada umumnya merupakan bahan beracun dan berbahaya (B3) yang berasal dari proses produksi sebuah industri. Limbah dapat mencemari dan merusak lingkungan serta dapat membahayakan kelangsungan hidup manusia. Berbagai upaya dilakukan untuk mencegah terjadinya pencemaran dan rusaknya lingkungan hidup akibat B3 melalui peraturan pemerintah (PP) tentang pengelolaan limbah, penetapan standar baku mutu air limbah, peneliti-penelitian tentang pengelolaan limbah dan usaha-usaha lainnya yang dilakukan untuk menurunkan kandungan B3 sehingga pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam tidak memberikan dampak negatif terhadap manusia dan lingkungannya.
fatcat:gasineuirrhldk35qxprpdueza