FORTIFIKASI TEPUNG IKAN (Decapterus sp) PADA MIE BASAH YANG MENGGUNAKAN TEPUNG SAGU SEBAGAI SUBTITUSI TEPUNG TERIGU FORTIFICATION OF FISH FLOUR (Decapterus sp) ON WET NOODLE USING SAGO AS A SUBTITUTION OF FLOUR

Maximiliaan Peneliti, Pada Balai, Standardisasi Ambon
2015 unpublished
This study aimed to determine the effect of fish flour fortification, which is formulated with sago starch as a substitute of wheat flour. The treatments were used in this study as an additional form of fish flour fortification (A): A1 = 0%, 4% = A2, A3 = 8%, A4 = 12% and the sago as a substitute for wheat (B): B1 = 10%, B2 = 20%, B3 = 30%. Data were analyzed using factorial completely randomized design, replicated twice. The results showed that fishmeal as an ingredient for fortification on a
more » ... oiled noodle can improve the nutritional value of protein, the content ranging from 3.61-17.66%. Fortification fish meal 12% with treatment of the sago flour substitution of 10% (A3B1) resulted in the highest protein content of 17.66%. A boiled noodle product appearance that the treatment of A0B1, A0B3, and A1B1 had values from 4.00 to 4.31 (like until very like) and the colorof A0B1 has value of 4.00 (like). ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fortifikasi tepung ikan, yang diformulasikan dengan tepung sagu sebagai substitusi tepung terigu, terhadap nilai gizi (protein) mie basah yang dihasilkan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini berupa penambahan tepung ikan sebagai fortifikasi (A): A1=0%, A2=4%, A3=8%, A4=12% & penggunaan sagu sebagai substitusi terigu (B): B1=10%, B2=20%, B3=30%. Analisa data menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan ulangan sebanyak dua kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung ikan sebagai bahan untuk fortifikasi pada mie basah dengan penggunaan tepung sagu sebagai substitusi tepung terigu, dapat meningkatkan nilai gizi protein produk mie basah yang dihasilkan, dengan kadar protein berkisar 3,61%-17,66%. Fortifikasi tepung ikan 12% dengan perlakuan tingkat substitusi sagu terhadap terigu 10% (A3B1) menghasilkan kadar protein tertinggi yakni 17,66%. Kesukaan panelis pada kenampakan produk mie basah yakni pada perlakuan A0B1; A0B3; A1B1 dengan nilai 4,00-4,31(suka sampai sangat suka), kesukaan panelis pada warna produk mie basah pada perlakuan A0B1 = 4,00 (suka). Kata kunci: Fortifikasi, mie basah, tepung sagu, tepung ikan
fatcat:camiik5clnaqnkjma3opievqyi