Pengaruh sleep hygiene terhadap durasi tidur anak kelas 1-6 di SD X Jakarta Barat

Bernice Helsa Kurniawati, Herwanto Herwanto
2021 Tarumanagara Medical Journal  
Tidur merupakan kebutuhan mendasar manusia untuk pertumbuhan dan perkembangan dengan kebutuhan yang berbeda tergantung usia. Sleep hygiene merupakan rangkaian rekomendasi perilaku dan kondisi lingkungan yang mendukung dan memelihara durasi tidur sesuai rekomendasi yang meliputi waktu pergi tidur dan bangun yang teratur, rutinitas sebelum tidur, bebas dari elektronik serta menghindari minum kafein mendekati jam tidur. Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara sleep hygiene terhadap
more » ... asi tidur anak SD kelas 1-6 di SD X, Jakarta Barat. Studi dengan desain potong-lintang terhadap 90 responden. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling. Hasil studi menunjukkan karakteristik sleep hygiene pada penelitian ini yaitu terdapat paling banyak jadwal tidur teratur sebanyak 72 (80%) anak, tidur siang> 30 menit sebanyak 50 (55.6%) anak, minum minuman berkafein <1 kali per minggu sebanyak 47 (52.2%) anak, tidak pernah beraktivitas sebelum tidur sebanyak 31 (33.4%) anak, bermain smartphone sebelum tidur 3-5 kali per minggu sebanyak 28 (31.1%) anak, menonton televisi (TV)/film setiap hari sebelum tidur sebanyak 22 (24.4%) anak, bermain games sebelum tidur 1-2 kali per minggu sebanyak 30 (33.3%) anak, tidak pernah tidur dengan lampu menyala sebanyak 67 (74.4%) anak. Mayoritas memiliki durasi tidur 8-9 jam (41.1%). Komponen sleep hygiene yang memberikan pengaruh yang signifikan terhadap durasi tidur yaitu tidur siang dan menonton TV/film sebelum tidur (p<0.05).
doi:10.24912/tmj.v3i2.11739 fatcat:2zp45czlpngcbashemvinafmsa