Pengembangan Modul Pembelajaran IPA dengan Tema "Pencemaran Lingkungan" untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMP Kelas VII

Bioedukatika Jurnal, Vol
2015 unpublished
com' com'Pendahuluan Pembelajaran IPA di SMP/MTs harus diberikan secara terpadu sesuai dengan amanat kurikulum. Dalam pembelajaran IPA, suatu konsep atau tema dibahas dari berbagai aspek bidang kajian yaitu dari kajian fisika, kimia, dan biologi. Misalnya materi tentang lingkungan bisa dapat dibahas dari sudut pandang makhluk hidup dan proses kehidupan (biologi), energy dan perubahannya (fisika), serta materi dan sifatnya (kimia). Dengan demikian melalui pembelajaran terpadu beberapa konsep
more » ... relevan untuk dijadikan tema tidak perlu dibahas berulang kali dalam bidang kajian yang berbeda. Pembelajaran IPA ternyata pelaksanaannya di sebagian besar sekolah masih dilakukan secara terpisah. Pencapaian kompetensi dasar mata pelajaran masih dilakukan sesuai dengan bidang kajianmasing-masing. IPA masih terpecah-pecah dalam kompetensi dasar biologi, kimia, dan fisika, tanpa ada keterpaduan di dalamnya. Pembelajaran IPA yang masih parsial juga terjadi di SMP Muhammadiyah 1 Wonosobo. Latar belakang pendidikan guru IPA yang berasal dari disiplin ilmu biologi, kimia, dan fisika menyebabkan guru mengalami kesulitan untuk memadukan pembelajaran IPA. Bahan ajar yang digunakan di SMP Muhammadiyah 1 Wonosobo berupa buku teks IPA Terpadu, namun ternyata buku yang digunakan belum Kata kunci: modul, IPA, pencemaran lingkungan, hasil belajar ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran IPA dengan tema pencemaran lingkungan yang layak digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMP kelas VII. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D). Pengembangan dilakukan dengan mengacu pada model 4-D yang dimodifikasi menjadi 3-D. Tahapan model 3-D meliputi define (pendefinisian), design (perancangan), dan develop (pengembangan). Penilaian produk dilakukan oleh seorang ahli materi, seorang ahli media, dua orang guru IPA, dan tiga orang teman sejawat. Uji coba dilakukan kepada 43 siswa kelas VII SMP Muhammadiyah I Wonosobo dengan rincian: 10 siswa untuk uji coba kelompok kecil dan 33 siswa untuk uji lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, tes (pretest dan posttest), dan lembar observasi. Data yang diperoleh dari kuesioner dan lembar observasi dianalisis secara deskriptif. Data pretest dan posttes dianalisis menggunakan normalized gain score yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. 1) Modul pembelajaran IPA dengan tema "Pencemaran Lingkungan" dinilai dari: (a) aspek kelayakan isi berkualitas baik menurut ahli materi, dan berkualiatas sangat baik menurut guru dan teman sejawat; (b) aspek bahasa dan gambar berkualitas baik menurut ahli materi, dan berkualiatas sangat baik menurut guru dan teman sejawat; (c) aspek penyajian berkualitas sangat baik menurut ahli media, guru, dan teman sejawat; dan (d) aspek kegrafikan berkualiatas sangat baik menurut ahli media, guru, dan teman sejawat. 2) Tanggapan siswa terhadap modul yang dikembangkan berkualitas sangat baik dari aspek materi, bahasa dan gambar, penyajian, dan tampilan. 3) Peningkatan hasil belajar dengan menggunakan modul yang dikembangkan berkategori sedang dengan rerata gain score sebesar 0,50. 4) Terjadi peningkatan 62,09 % jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar. Hasil tersebut menunjukkan bahwa modul pembelajaran IPA dengan tema "Pencemaran Lingkungan" hasil pengembangan layak digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMP kelas VII. .
fatcat:ofx7cnhmvnefhncphuftd2xzla