VARIASI GROUND PLANE ANTENA COLLINEAR PADA PEMANCAR TELIVISI ANALOG DENGAN FREKUENSI UHF 442 MHz

Eddy Endrayana, Dinar H.S Wahyuni, Nachrowie Nachrowie, Irfan Mujahidin
2019 JASIEK (Jurnal Aplikasi Sains Informasi Elektronika dan Komputer)  
Pendahuluan Teknologi Informasi berkembang begitu pesat, waktu berganti diiringi perkembangan dan pembaruan teknologi yang baru, berbagai temuan baru, ide dan inovasi baru bermunculan. Televisi yang dahulu telah ditemukan hingga saat ini masih mempunyai peranan dan fungsi yang sama yaitu sebagai media penyebaran informasi dan sebagai sarana hiburan di seluruh kalangan masyarakat [1] . Tetapi televisi saja tidak cukup untuk melakukan peranannya, karena diperlukan suatu alat agar dapat
more » ... ar dapat memancarkan informasi tersebut lalu diterima dan ditampilkan pada televisi. Alat tersebut tiada lain yaitu antena pemancar [2] . Sejauh ini yang paling banyak beredar di pasaran yaitu antena televisi direksional yang kebanyakan terbuat dari bahan alumunium. Antena tersebut memfokuskan daya terimanya ke arah tertentu, sehingga jika kita mengarahkan ke satu arah, maka daya terimanya menjadi besar dan arah yang lain dayanya menjadi kecil, sedangkan beberapa stasiun televisi berbeda arah pancarnya sehingga jika kita mengarahkan antena tersebut ke satu sisi, maka di sisi yang lain kualitas gambar menjadi kurang baik, sehingga bila menginginkan siaran televisi yang lain, antena tersebut harus diputar arahnya[3] [4] . Ini disebabkan karena letak stasiun pemancar televisi yang letaknya sangat jauh, kemudian kondisi alam antara stasiun pemancar terdapat banyak gunung, dataran tinggi, sehingga sinyal yang di terima lemah dan daya yang dapat diterima oleh antena terbatas[5] [6] . Untuk di kota besar mungkin ini jarang terjadi karena sinyal yang diterima antena biasanya kuat, Melihat fenomena tersebut di atas, pada tugas akhir ini akan dirancang sebuah antena pemancar televisi yang diharapkan memiliki gain yang cukup besar, dan pola radiasi yang dapat di terima dari segala arah dalam satu bidang atau di sebut juga omnidireksional[7] [8] . Kegunaan dari antena pemancar dengan polaradiasi ini agar para penerima tidak perlu melakukan perputaran arah antena. Metode penelitian Metode adalah sebuah cara atau rangkaian yang digunakan untuk menyelesaikan masalah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ada enam tahap. Metode pertama adalah penentuan variable penelitian.Variable dari penelitian ini adalah parameter yang digunakan sebagai indikator perbandingan. Tahap kedua adalah penentuan model yang digunakan yaitu dua metode yang akan dibandingkan[9][10]. Rancangan penelitian secara lengkap diuraikan
doi:10.26905/jasiek.v1i2.3526 fatcat:xd3iv4djczfqhognza3ki6wji4