ANALISA LAJU ALIRAN FLUIDA PADA MESIN PENGERING KONVEYOR PNEUMATIK DENGAN MENGGUNAKAN SIMULASI CFD INFORMASI ARTIKEL ABSTRAK FLYWHEEL: JURNAL TEKNIK MESIN UNTIRTA

Imron Rosyadi, Agung Sudrajad, Dhimas Satria, Yusvardi Yusuf, Kurnia Wijaya
2017 Flywheel: Jurnal Teknik M esin Untirta   unpublished
Indonesia merupakan salah satu Negara penghasil berbagai macam produk pertanian salah satunya berupa padi, Padi merupakan tanaman yang penting di Indonesia, karena sebagai sumber makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia adalah nasi yang berasal dari padi. Pengeringan salah satu proses tahapan padi menjadi beras untuk menurunkan kadar air bahan sampai tingkat yang di inginkan. Pengeringan yang dilakukan di Indonesia sebagian besar menggunakan metode tradisional, hal tersebut memiliki
more » ... ersebut memiliki beberapa kekurangan yaitu kehilangan sejumlah gabah akibat kotoran, dimakan hewan, serta tidak dapat dijemur pada saat hujan. Karena faktor-faktor tersebut pengeringan mekanis sangat dibutuhkan. Tujuan penelitian adalah menganalisa karakteristik laju aliran fluida pada mesin pengering untuk memberikan gambaran tentang profil kecepatan, tekanan dan temperature pada saat proses pengeringan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan software CFD yaitu Gambit 2.2.30, dan Fluent 6.3.26. Pada varian temperature 45°C merupakan varian terbaik karena menghasilkan kontur yang merata yang ada diruangan pengering den gan suhu 43,3°C. Pada varian kecepatan 25 m/s merupakan varian terbaik menghasilkan tekanan sebesar 1800-2000 pascal karena proses pemindahan gabah membutuhkan 1876 pascal, dan udara yang masuk keruangan pengering lebih merata walaupun terdapat pusaran. Kata kunci: CFD, Pengering gabah, laju aliran, simulasi mesin pengering, fluent 1. PENDAHULUAN Indonesia merupakan salah satu Negara penghasil berbagai macam produk pertanian salah satunya berupa padi, produksi hasil pertanian indonesia pada tahun 2013 mencapai 60,7 ton gabah kering giling dan pada tahun 2014 mencapai 70,61 juta ton gabah kering giling (BPS, 2014). Hampir seluruh pengeringan pada produk pertanian dilakukan dengan energi panas matahari. Cara ini memiliki banyak kelemahan selain membutuhkan lahan yang luas juga terjadi kontaminasi oleh debu atau kotoran. Mesin pengering hybrid tipe konveyor pneumatic ini belum banyak digunakan untuk proses pengeringan di Indonesia dan pada umumnya menggunakan pemanas bukan dari sumber energi terbarukan. Oleh karena itu gagasan pembuatan mesin pengering hybrid tipe konveyor pneumatic ini terlahir dengan analisa yang dilakukan menggunakan bantuan software CFD. Computational Fluid Dynamic (CFD) merupakan program computer perangkat lunak untuk memprediksi dan menganalisis secara kuantitatif aliran fluida, perpindahan panas, transport phenomena dan reaksi kimia. Analisis aliran fluida dalam suatu sistem CFD merupakan analisis numeric dengan control volume sebagai elemen dari integrasi persamaan-persamaan yang terdiri dari persamaan keseimbangan massa, momentum dan energi. (Versteeg and Malalasekera, 1995).
fatcat:2ixrrajtuzbonmglhbvtsgou7u