THE DEVELOPMENT OF PROBLEM-BASED LEARNING MODEL IN TROUBLESHOOTING TO ENHANCE STUDENTS' CRITICAL THINKING SKILLS AT AUTOMOTIVE PROGRAM OF SENIOR VOCATIONAL SCHOOL

Suryana Iskandar
2015 Edutech  
Abstract. The This topic has been proposed based on the condition that the competitive ability of SMK graduates in automotive field was lower than the current need job market. According to (Global Competitiveness Report 2010-2011:15 ) the condition of Competitiveness of Indonesia today is on the 44th rank out of 132 countries in the world and still below countries in the ASEAN region. One of the skills needed by learners in facing the tight competition is the critical thinking to solve a
more » ... g to solve a problem. This competence has not been reached, because the model of teaching implemented by the teachers today is still conventional. The research has been conducted to find the answer of the question : What kind of learning model that could improve students ' critical thinking skills in vocational subjects of vocational competence Light Vehicle Engineering? The method used in accordance with the objective is the Research and Development model. The Research and development is a type of research that combines qualitative and quantitative research. The qualitative research used for the analysis of the results of preliminary studies while quantitative used as the validation and testing of the model used the t test by using SPSS version 13, to determine which group is more or whether there is no difference between the two groups.The population used in this study is SMK in Bandung. The study samples was taken purposively are two kinds of international school and vocational education of the National Standard of Competence on Light Vehicle Engineering( Specialisation ) located in Bandung. The subjects are the students of Light Vehicle Engineering skill program in SMKN 6 Bandung class XI, SMKN 8 Bandung, and students of class XI of SMK Merdeka Bandung. The result of the validation shows a 95% confidence level or with α 5% to reject H0. This means that there are significant differences between groups of data on the starter post test of experiment group and control group. This shows there is an increased competence to think critically of the students of Automotive Vocational Skills Program with learning problem-solving model called troubelshooting.Keywords : Light Vehicle, Critical thinking, Problem solving troubleshooting, Vocational High School.Abstrak. Latar belakang penelitian dilandasi oleh suatu keadaan kurangnya kemampuan daya saing lulusan di pasar kerja dibandingkan dengan laporan Global Copetitiveness Report 2010-2011:15) berada pada urutan ke 46 dari 132 negara di dunia dan masih di bawah negara ASEAN. Kurangnya kemampuan daya saing ini, salah satunya disebabkan oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis untuk memecahkan suatu masalah yang dibutuhkan di dunia kerja, karena pembelajaran yang dilakukan pendidik cenderung masih konvensional. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Model pembelajaran yang bagaimana yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik SMK pada mata pelajaran kompetensi kejuruan Teknik Kendaraan Ringan? Tujuan Penelitian adalah untuk menemukan model pembelajaran yang dapat mengoptimalkan kemampuan berpikir kritis dalam memahami pengetahuan mata pelajaran kompetensi kejuruan Teknik Kendaraan Ringan sehingga mereka mampu memecahkan masalah pada pekerjaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dan pendekatannya menggabungkan antara penelitian kualitatif dan kuantitatif. Penelitian kualitatif digunakan untuk menganalisis hasil studi pendahuluan sedangkan kuantitatif digunakan untuk validasi dan pengujian model dengan teknik analisis uji U-test dan uji T-test dan pengerjaannya dibantu dengan program SPSS versi 13.Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah SMK yang ada di Kota Bandung, sedangkan penetapan sampel digunakan secara purpossif, yaitu SMK RSBI (SMKN 6) dan SMK Bertaraf Nasional yang menyelenggarakan pendidikan Kompetensi Kejuruan Teknik Kendaraan Ringan, terdiri dari dua klasifikasi, yaitu SMKN 8 Bandung dan SMK Swasta Merdeka Bandung. Hasil validasi menunjukan dengan taraf kepercayaan sebesar 95% ternyata H0 ditolak, berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok data starter dan pengisian post test pada kelompok Eksperimen dan kelompok control. Hasil penelitian ini diperoleh model Pembelajaran Pemecahan Masalah troubleshooting dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik SMK Program Keahlian Otomotif.Kata kunci: Kendaraan Ringan, Berfikir kritis, Pemecahan masalah troubleshooting, SMK.
doi:10.17509/edutech.v14i2.1378 fatcat:phoquoiwcrhhnbmxuuwkvx5spi