Hubungan Kualitas Hidup Lansia Dengan Food Satisfaction di PTSW Ina Kaka Provinsi Maluku

Anthoneta Juneth Manuhutu
2021 Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan  
AbstrakMenjadi tua merupakan sebuah proses yang tak terelakkan namun pencapaian kualitas hidup lansia masih menjadi tantangan. Salah satu faktor yang mengakibatkan tidak tercapainya kualitas hidup pada lansia adalah adanya stigma. Bagi lansia stigma sebagai beban keluarga mendorong mereka untuk tinggal di panti werdha. Stigma juga bisa berpengaruh pada pemenuhan gizi lansia. Pemenuhan pangan oleh pihak panti werdha dapat berdampak pada kepuasan makan lansia. Penelitian ini bertujuan untuk
more » ... splorasi hubungan antara kualitas hidup lansia dengan food satisfaction di PTSW Ina Kaka Provinsi Maluku. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif correlation. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner WHOQOL-BREF dan kuesioner SWFL (Satisfaction With Food-Related Life) yang diterjemahkan ke Bahasa Indonesia serta diadaptasikan menggunakan dialek Ambon. Data yang diperoleh diolah menggunakan program SPSS 20 dengan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukan kualitas hidup lansia di PTSW Ina Kaka Provinsi Maluku berada pada tingkat sedang sedangkan untuk food satisfaction tingkat kepuasannya puas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara kualitas hidup lansia dengan food satisfaction yang mengarah ke arah positif (r = 0,332 * , p = 0,048).Kata kunci: Lansia, Kualitas hidup, Food SatisfactionAbstractThe aging process can become a challenge for elderly to gain quality of life. In addition stigma can become one factor to unsuccessful quality of life. Older people who experience as family burden urge them to stay at nursing homes. Moreover, stigma can cause a unbalance nutrition condition. The diet requirement from nursing homes can affect a food satisfaction. This study aims to explore the relationship between the quality of life of the elderly with food satisfaction at PTSW Ina Kaka, Maluku Province. The method used in this research is quantitative with descriptive correlation design. This study used WHOQOL-BREF questionnaire and the SWFL (Satisfaction With Food-Related Life) in Indonesia and adapted using the Ambon dialect. The data analysis used the SPSS 20 program with the Pearson Product Moment correlation test. The result showed the quality of life of the elderly in PTSW Ina Kaka, Maluku Province was at a moderate level, while for food satisfaction the level of satisfaction was satisfied. The conclusion there is a relationship between the quality of life of the elderly with food satisfaction (r = 0,332 * , p = 0,048). Keywords: Elderly, Quality of Life, Food Satisfaction
doi:10.26753/jikk.v17i1.527 fatcat:ymplbe3jpvgmxerauolr7xgwee