Analisis Oseanografi Dalam Mendukung Budidaya Rumput Laut (Eucheuma Cottonii) Di Teluk Sarawandori Distrik Kosiwo Yapen-Papua

Yozef Numberi, Sutia Budi, Suryawati Salam
2021 Urban and Regional Studies Journal  
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik parameter fisika, kimia dan biologi perairan di teluk Sarawandori Distrik Kosiwo, Yapen Papua; dan mengetahui tingkat kesesuaian lokasi perairan teluk Sarawandori Distrik Kosiwo, Yapen Papua dalam mendukung pengelolaan budidaya rumput laut Eucheuma cottonii. Penelitian ini bersifat eksperimental menggunakan pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif. Penentuan stasiun dilakukan secara acak yang dianggap mewakili lokasi, baik pada
more » ... kasi, baik pada lokasi yang ditemukan aktifitas budidaya rumput laut maupun pada daerah yang belum dilakukan aktifitas budidaya. Setiap titik rencana pengambilan sampel dicatat posisi geografisnya atau titik koordinatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perairan Teluk Sarawandori Distrik Kosiwo Yapen Papua memiliki nilai parameter fisika-kimia yang cukup layak sebagai kawasan pengembangan budidaya rumput laut Eucheuma Cottonii. Dari tiga kategori kesesuaian lokasi yang dinilai Stasiun 2 dan 3 merupakan stasiun dengan kategori sesuai yang masing-masing bernilai 201 dan 205, sedangkan Stasiun 1 merupakan lokasi dengan kategori tidak sesuai. Dengan demikian, hasil penelitian ini menyatakan bahwa kondisi sebagian besar perairan Teluk Sarawandori Distrik Kosiwo Kabupaten Yapen-Papua memenuhi persyaratan untuk dilakukan pembudidayaan rumput laut jenis Eucheuma Cottonii.. Untuk mengetahui lebih jauh maka disarankan melakukan penelitian pada musim hujan dan kemarau untuk melengkapi informasi kesesuaian perairan untuk lokasi budidaya rumput laut Eucheuma cottonii. The research aims to find out the characteristics of the physics, chemistry and biology parameters of the waters in Sarawandori bay, Kosiwo district, Yapen-Papua; and to find out the level of location suitability of Sarawandori bay, Kosiwo district, Yapen-Papua in supporting the management of Eucheuma cottonii seaweed cultivation. It is experimental research using quantitative and qualitative approaches. The determination of stations is done randomly which is considered to represent the location, both at locations where seaweed cultivation activities are found and those where there have not been cultivation activities conducted. Each sampling point is recorded in its geographical position or its coordinates. The results of research indicated that the waters of Sarawandori Bay, Kosiwo district of Yapen Papua had a physico-chemical parameter that was quite feasible as a development area for Eucheuma cottonii seaweed cultivation. Of three categories of location suitability examined, Station 2 and 3 are stations with suitable categories counting for 201 and 205 respectively, while Station 1 is a location with an inappropriate category. Thus, the results of this study state that the condition of Sarawandori bay in Kosiwo District of Yapen-Papua meets the requirements for Eucheuma cottonii seaweed cultivation. It is recommended to conduct further research in the rainy and dry season to complete the information on the suitability of the waters for the location of Eucheuma cottonii seaweed cultivation.
doi:10.35965/ursj.v2i2.569 fatcat:ummjwaapw5fqdb6gngpeyystlu