KAJIAN PEMBENTUKAN HUKUM INTERNASIONAL DI KOMITE ANTARIKSA PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA (PBB)

Soegiyono Pusat, Analisis Dan, Informasi Kedirgantaraan, Jakarta
2009 unpublished
United Nations Commiteee on Peaceful Uses of Outer Space is the first of United Nations Committee which apply using consensus procedures in adopt its decisions. The result of the Committee and the both Subcommittee (Scientific and Technical Subcommitee and Legal Subcommitee) use this method in adopting five United Nations Treaties on Outer Space and become positive international space law and have been ratified by some States. There are several challenge for the implementing of this method such
more » ... of this method such as having much times to make every decisions. This paper investigates how to implement this method in making decisions. Pendahuluan Komite Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Penggunaan Antariksa untuk Maksud Da-mai United Nations Committe on the Peaceful Uses of Outer Space (UNCOPUOS), yang selanjutnya disebut Komite, adalah sebuah Komite yang men-dapat tugas untuk membahas berbagai permasalahan berkaitan dengan penggunaan antariksa untuk mak-sud damai dan menyiapkan rancangan hukum inter-nasional tentang kegiatan keantariksaan. Sejak didi-rikannya Komite tersebut, maka dapat dikatakan bahwa ia merupakan titik sentral dalam pembentu-kan hukum internasional yang mengatur kegiatan negara-negara di antariksa untuk maksud damai. Dalam melaksanakan tugasnya Komite kean-tariksaan telah menerapkan suatu metoda pengam-bilan keputusan yang cukup unik yaitu metode pengambilan keputusan secara konsensus. Terlak-sananya ketentuan konsensus sebagai suatu metode pengambilan keputusan. di komite keantariksaan te-lah dapat dibuktikan kesuksesannya dalam membuat hukum internasional yang mengatur penggunaan an-tariksa untuk maksud damai. Akan tetapi dibalik kesuksesannya dalam penerapan metode konsensus, cukup banyak permasalahan yang dihadapi dalam penerapan metode konsensus tersebut. Di bawah ini akan diuraikan bagaimana cara Komite melaksanakan tugasnya dengan menerapkan metode konsensus dalam pengambilan keputusan, apa yang dimaksud dengan metode konsensus serta keuntungan dan kerugian dengan diterapkannya metode tersebut dalam pembuatan hukum interna-sional tentang penggunaan antariksa untuk maksud damai. Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui lebih jauh mengenai penggunaan metode konsensus sekaligus menambah informasi aktual dan perbenda-haraan pustaka mengenai eksistensi suatu sistem hu-kum tentang pengambilan keputusan di Komite An-tariksa PBB, dengan metodologi analisis deskriptif dengan menggunakan data yang diambil dari Reso-lusi Majelis Umum PBB, dokumen Perserikatan Bangsa-Bangsa dan melakukan studi perbandingan tentang pengambilan keputusan dari berbagai Orga-nisasi Internasional serta merujuk kepada pendapat para ahli hukum internasional.
fatcat:h3pt3luesnbtdpdzulpi6tkd6y