Filters








1 Hit in 0.039 sec

Pengaruh Lamanya Pemberian Citicoline dalam Memperbaiki Retinal Nerve Fiber Layer (Rnfl) dan Lapang Pandangan pada Primary Open Angle Glaucoma (Poag)

Kemala Sayuti, Hondrizal Harmen
2014 Jurnal Kesehatan Andalas   unpublished
Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai pengaruh lamanya pemberian citicoline dalam memperbaiki kualitas RNFL dan lapang pandangan pada POAG. Penelitian ini dilakukan pada pasien POAG yang datang dari bulan September 2010-Januari 2011 dengan tehnik consecutive sampling. Semua subjek penelitian yang sudah diskrining dilakukan pemeriksaan OCT dan perimetri segera sebelum pemberian citicoline, pemeriksaan ulangan dilakukan setelah 10 hari pertama, 10 hari kedua, dan 10 hari ketiga
more » ... 0 hari ketiga pemberian citicoline. Dari penelitian ini didapatkan perbaikan ketebalan RNFL dengan pemeriksaan OCT lebih banyak terjadi pada pemberian citicoline selama 10 hari III (45.7%) dibandingkan dengan pemberian 10 hari I (25,7%) dan 10 hari II (42,9%). Perbaikan mean sensitivity lapang pandangan dengan pemeriksaan perimetri lebih banyak terjadi pada pemberian citicoline selama 10 hari III (51,4%) dibandingkan dengan pemberian 10 hari I (32.4%) dan 10 hari II (37.2%). Lama pemberian citicoline sangat berpengaruh meningkatkan ketebalan RNFL dengan pemeriksaan OCT dan mean sensitivity lapang pandangan dengan pemeriksaan perimetri pada pasien POAG dan bermakna secara statistik dengan p=0.000 dan p=0.001 with consecutive sampling technique. After screening examination, subjects underwent OCT examination and early perimetry after the administration of citicoline, re-examination were in first 10 days, second 10 days, and third 10 days. RNFL thickness by OCT examination were much more going in citicoline administered for the third 10 days (45.7%) compared with the provision of first 10 days (25.7%) and second 10 day (42.9%). Mean sensitivity improvements with visual field perimetry examination occurs more frequently in the administration of citicoline for the third 10 days (51.4%), compared with 10 days of first administration (32.4%) and second 10 days (37.2%). Length of citicoline administration is influencing of RNFL thickness in OCT examination and improvement of the mean sensitivity of perimetry examination in patients with POAG and statistically significant, each with p = 0.000 and p = 0.001. PENDAHULUAN Pada primary open-angle glaucoma (POAG) terjadi optik neuropati yang ditandai dengan kerusakan nervus optikus dan kehilangan lapang pandangan yang bersifat kronis dan slowly progressive. Peningkatan tekanan intra okuler (TIO) adalah faktor resiko yang sangat berperanan pada POAG disamping faktor lainnya seperti ras, umur, dan riwayat keluarga. Faktor lainnya yang berperanan adalah penurunan perfusi nervus optikus, kelainan metabolisme pada akson atau sel ganglion, dan kelainan matrik ekstra seluler lamina kribrosa, namun hingga sekarang beberapa dari faktor resiko ini belum bisa dijelaskan. 1 Kehilangan lapang pandangan berhubungan dengan besarnya kerusakan nervus optikus. Pemeriksaan dengan menggunakan perimetri selama ini masih merupakan standar pengukuran secara klinis pada penderita glaukoma. Jika ditemukan hilangnya lapang pandangan tidak sesuai dengan kerusakan nervus optikus maka hal ini memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
fatcat:65ntjd2emnbsflf45qps65vh5a