Filters








1 Hit in 0.3 sec

Pemberdayaan Kader Kesehatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dalam Merawat Bayi Sakit Kuning Di Rumah

Herlina Herlina, Rokhaidah Rokhaidah, Indah Permatasari
2020 Jurnal Ilmiah Pangabdhi  
Abstrak Pada masa pandemik Covid-19 ini pemerintah menghimbau warga untuk meminimalkan pergi ke rumah sakit kecuali keadaan gawat. Bayi sakit kuning merupakan gangguan kesehatan yang umum terjadi pada bayi baru lahir dan bukan merupakan kondisi gawat kecuali bila telah muncul komplikasi. Solusi untuk masalah kesehatan bayi ini adalah memaukan keluarga untuk merawat bayi sakit kuning di rumah. Pemberdayaan masyarakat untuk mendampingi keluarga adalah Kader Posyandu. Kegiatan pengabdian kepada
more » ... engabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan Kader Posyandu merawat bayi sakit kuning di rumah dengan benar. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan pada 35 orang kader yang berasal dari 7 Posyandu di wilayah Kecamatan Baros, Serang, Banten. Media penyuluhan menggunakan booklet dan video tutorial tentang perawatan bayi sakit kuning di rumah. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap: 1) Tahap persiapan menghasilkan rencana dan metode kegiatan; 2) Tahap pelaksanaan berupa kegiatan penyuluhan; 3) Tahap paska kegiatan berupa pendampingan melalui aplikasi whatsapp. Hasil kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan kemampuan kader untuk mengidentifikasi: 1) penyebab dan gejala; 2) perawatan dan pemantauan bayi sakit kuning di rumah. Kata Kunci: bayi kuning, kader posyandu, penyuluhan, perawatan di rumah Abstract During the Covid-19 pandemic, the government urged residents to minimize going to the hospital unless there was an emergency. Jaundice is a common health problem in newborns and is not a serious condition unless complications have arisen. The solution to this baby's health problem is to get the family to care for the jaundice at home. Community empowerment to support families is Posyandu cadres. This community service activity aims to improve the ability of Posyandu cadres to properly care for jaundiced babies at home. This activity was carried out by extension methods to 35 cadres from 7 Posyandu in the Baros District, Serang, Banten. Extension media uses booklets and video tutorials on caring jaundice at home. The activity is carried out in three stages: 1) The preparation stage produces plans and activity methods, 2) The implementation stage is in the form of extension activities, 3) The post-activity stage is in the form of assistance through the WhatsApp application. The result of this activity is the increased knowledge and ability of cadres to identify: 1) causes and symptoms, 2) care and monitoring of jaundice at home.
doi:10.21107/pangabdhi.v6i2.8160 fatcat:bxz3ewjsyzbjri25gb46p423wq