Filters








1 Hit in 0.041 sec

Analisis Kualitas Minyak Goreng Habis Pakai yang Digunakan oleh Pedagang Penyetan di Daerah Rungkut Surabaya Ditinjau dari Kadar Air dan Kadar Asam Lemak Bebas (ALB)

Nurull Fanani, Erlinda Ningsih
2019 Jurnal Iptek  
The number of penyetan traders in the Rungkut area of Surabaya is one of the main factors of this research. These penyetan traders, on average, use cooking oil repeatedly. This study aims to determine the quality of oil quality that is used repeatedly by penyetan traders. Until now, many people and traders do not know the dangers of using recycled cooking oil. Repeated use of cooking oil is known to damage the quality of the oil. Therefore, in this study the quality of cooking oil was
more » ... g oil was chemically and physics tested through two parameters, namely free fatty acid levels and water content by alkalimetry titration method and gravimetric method. This aims to determine the quality of cooking oil used by penyetan traders in the area around Rungkut Surabaya. Samples were taken purposively from five penyetan traders located in the area around Rungkut Surabaya. The results of the 5 samples showed that the water content and levels of free fatty acids contained in the consumable oil used by penyetan traders had decreased the quality of cooking oil and were not in accordance with the quality requirements of cooking oil based on SNI 01-3741-2002. Based on this study, all of the 5 samples of cooking oil were not suitable for consumption. EMAIL ABSTRAK nf.fanni@gmail.com Banyaknya pedagang penyetan di area Rungkut Surabaya merupakan salah satu faktor utama dilakukannya penelitian ini. Para pedagang penyetan ini ratarata memakai minyak goreng secara berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu dari kualitas minyak yang digunakan secara berulang oleh pedagang penyetan tersebut. Sampai saat ini masih banyak dari masyarakat dan pedagang tidak mengetahui bahaya dari pemakaian minyak goreng berulang. Pemakaian minyak goreng secara berulang diketahui dapat merusak kualitas dari minyak tersebut. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan pengujian kualitas minyak goreng secara kimia dan fisika melalui dua parameter yaitu kadar asam lemak bebas dan kadar air dengan metode titrasi alkalimetri dan metode gravimeteri. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kualitas minyak goreng yang digunakan oleh pedagang penyetan di daerah sekitar Rungkut Surabaya. Sampel diambil secara sengaja (purpositive) dari lima pedagang penyetan yang berada di area sekitar Rungkut Surabaya. Hasil penelitian dari 5 sampel menunjukkan bahwa kadar air dan kadar asam lemak bebas yang terkandung dalam minyak habis pakai pedagang penyetan telah mengalami penurunan mutu kualitas minyak goreng dan tidak sesuai dengan syarat mutu minyak goreng berdasarkan SNI 01-3741-2002. Berdasarkan penelitian ini, maka dari 5 sampel minyak goreng tersebut semuanya sudah tidak layak untuk dikonsumsi.
doi:10.31284/j.iptek.2018.v22i2.436 fatcat:lvt7jj7kfba5xphwao3xgitulu