Filters








1 Hit in 0.04 sec

KONEKSI MATEMATIS PADA KONSEP EKONOMI (PERMINTAAN DAN PENAWARAN)

Ai Tusi Fatimah, Adang Effendi, Asep Amam
2018 TEOREMA : Teori dan Riset Matematika  
ABSTRAK Matematika sebagai ilmu yang terstruktur dan saling berhubungan dapat digunakan untuk membangun suatu konsep pada bidang ilmu di luar matematika, salah satunya pada bidang ekonomi yaitu konsep permintaan dan penawaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui koneksi matematis pada konsep permintaan dan penawaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksploratif. Hasil penelitian yang diperoleh: (1) koneksi fungsi permintaan dan penawaran dengan persamaan linear dua
more » ... n linear dua variabel atau fungsi linear yang dibangun dari berbagai ide matematika, (2) penggunaan masalah permintaan dan penawaran pada konsep peluang dan sistem persamaan linear dua variabel. PENDAHULUAN Matematika merupakan mata pelajaran yang memiliki standar serta wajib dipelajari di setiap jenjang pendidikan di sekolah. Standar isi dan proses pembelajaran matematika di setiap jenjang kelas tentunya berbeda-beda. NCTM (2000) mengklasifikasikannya ke dalam beberapa kelas yaitu pra kelas 2, kelas 3-5, kelas 6-8, dan kelas 9-12. Standar isi terdiri dari bilangan dan operasinya, aljabar, geometri, pengukuran, analisis data serta peluang. Standar proses terdiri dari pemecahan masalah, penalaran dan pembuktian, komunikasi, koneksi serta representasi. Semua standar tersebut merupakan satu kesatuan yang saling berkesinambungan di setiap jenjang kelasnya. Afgani (2011) menyatakan bahwa koneksi matematis didasarkan pada matematika sebagai ilmu yang terstruktur dan terdiri dari bagian-bagian yang saling berhubungan. Dalam proses pembelajaran matematika, koneksi matematis perlu dilakukan di semua tingkatan kelas sehingga peserta didik dapat membangun pengetahuan matematika secara utuh. Standar koneksi matematis berdasarkan NCTM (2000) adalah mengenali dan menggunakan koneksi antar ide matematika, memahami bagaimana ide matematika saling berhubungan dan saling membangun untuk menghasilkan keseluruhan yang koheren, serta mengenali dan menerapkan matematika dalam konteks di luar matematika. Penerapan matematika dalam konteks di luar matematika (bidang ilmu lain atau kehidupan sehari-hari) sering tidak disadari dan dikenali oleh peserta didik. Padahal, dengan mengenali penerapan matematika akan menjadikan pembelajaran matematika lebih bermakna. Salah satu kompetensi lulusan mata pelajaran matematika adalah supaya konsep matematika dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari (Kemendikbud, 2016). Lebih jauh lagi, jika peserta didik dapat mengenali penerapan matematika dalam bidang yang diminati maka pemahaman konsep-konsep matematika akan lebih mudah dilakukan. Peserta didik yang memasuki jenjang sekolah menengah tingkat atas akan memilih bidang keilmuan yang diminatinya. Salah satu peminatan di sekolah menengah atas (SMA) adalah ilmu sosial yang di dalamnya terdapat mata pelajaran ekonomi. Pelajaran ini memiliki beberapa konsep yang memerlukan matematika sebagai landasannya. Di antara konsep tersebut adalah konsep permintaan dan penawaran. Konsep ini dipelajari di kelas X. Konsep permintaan dan penawaran merupakan konsep dasar dalam ilmu ekonomi (Widjajanta dan Widyaningsih, 2009). Permintaan (demand) adalah banyaknya jumlah barang yang diminta pada suatu pasar dengan tingkat harga, tingkat pendapatan, dan periode tertentu. Sedangkan penawaran (supply) adalah banyaknya barang yang ditawarkan oleh penjual pada suatu pasar dalam suatu periode dan tingkat harga tertentu. Permintaan dan penawaran dapat dipengaruhi harga, dan sebaliknya. Harga dan banyaknya suatu barang yang diperjualbelikan dapat ditentukan dengan melihat keseimbangan antara permintaan dan penawaran di suatu pasar (Eko, 2009) . Berdasarkan pernyataan pengertian konsep permintaan dan penawaran, maka terdapat beberapa variabel. Variabel adalah simbol atau lambang yang digunakan untuk merepresentasikan suatu nilai (Bailey, et al, 2006) . Dalam konsep ekonomi, banyaknya permintaan, atau banyaknya penawaran dilambangkan dengan variabel Q, sedangkan harga barang dilambangkan dengan variabel P. Variabel-variabel tersebut saling berkaitan dan dapat direpresentasikan dalam bentukbentuk ekspresi aljabar, persamaan atau fungsi. Suatu ekspresi aljabar terdiri dari variabel, bilangan, dan paling sedikit satu operasi. Contoh sebuah ekspresi aljabar adalah 2P; terdiri dari bilangan 2, variabel P, dan operasi perkalian. Jika variabel P diganti dengan 1000 maka ekspresi aljabar 2P berubah menjadi 2x1000 dan disebut ekspresi numerik. Hubungan antara banyaknya permintaan dengan tingkat harga barang akan membentuk suatu persamaan matematis yang lebih dikenal •108
doi:10.25157/teorema.v2i2.1074 fatcat:jhrt754w2rd63kcjggmsrph76e